Tahan Gempuran Dolar AS, Rupiah Berhasil Menguat ke Rp13.513/USD

Ilustrasi (antara foto)
Ilustrasi (antara foto)

JAKARTA – Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) mencatat klaim awal untuk tunjangan pengangguran di negara tersebut meningkat 10.000 ke 249.000 dan membawa dolar AS menguat. Akibatnya, nilai tukar dolar AS terhadap beberapa mata uang patokan lainnya pun menguat.

Meski demikian, Rupiah tercatat masih mampu menguat pagi ini. Melansir Yahoofinance, Rupiah pagi ini menguat 25 poin atau 0,18% menjadi Rp13.513 per USD. Dalam pantuan Yahoofinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.508 per USD hingga Rp13.540 per USD.

Sementara Bloomberg Dollar Index mencatat, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate menguat 44 poin atau 0,32% menjadi Rp13.495 per USD. Adapun kisaran perdagangan harian Rupiah, berada di angka Rp13.485-Rp13.527 per USD.

Sekadar informasi, Federal Reserve AS mengatakan bahwa produksi industri AS meningkat 0,9% pada Oktober, karena aktivitas pabrik pulih dari dampak Badai Harvey dan Irma, mengalahkan konsensus pasar.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,15 persen menjadi 93,951 pada akhir perdagangan. Dolar AS juga dibeli pada 113,03 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,95 yen pada sesi sebelumnya.

Selain itu, dolar AS meningkat menjadi 0,9942 franc Swiss dari 0,9888 franc Swiss, dan bergerak turun menjadi 1,2747 dolar Kanada dari 1,2769 dolar Kanada. (aci)

agregasi okezone1