Taklukan Persimura Pidie, PSP U-15 Lolos ke Babak 16 Besar

Skuad PSP U-15 (ist)
Skuad PSP U-15 (ist)

YOGYAKARTA – PSP U-15 melaju ke babak 16 besar putaran nasional Piala Soeratin U-15.  Pandeka Bungsu bakal bertemu wakil Bali, Perseden U-15, Minggu (22/10) sore di Stadion Dwiwindu, Bantul, Yogyakarta.

Di laga terakhir penyisihan grup B, Jumat (20/10), anak asuh Herry Syarif menaklukan Persimura Pidie Aceh 3-1

Motivasi berlipat yang diusung akhirnya berbuah kemenangan. Begitu wasit Gino Saputra meniup kick-off taktikal menekan langsung diperagakan Randa Brasco cs.

Memasuki menit kedua,  gawang Persimura yang dikawal Arieh Rahman Hidayat sudah dijebol oleh Adira Erwanda Putra. Gol cepat Adira itu melalui skema rancak. Aksi satu-dua Adira dengan Rehan Ardyansyah dalam kotak diakhiri sepakan terukur Adira, 1-0.

Kontan saja, gol cepat PSP itu tak dikira Persimura. Sebaliknya mental Randa Brasco dkk semakin termotivasi.
Gol kedua Pandeka Bungsu melalui titik putih. Aksi tusukan Rehan Ardyansyah ke dalam kotak penalti dihentikan dengan keras oleh Muhamad Reza Fauzan. Wasit Gino Saputra menunjuk titik putih sekaligus kartu kuning untuk Reza.

Rivo Oktovendra yang mengesekusi sepakan 12 pas itu sukses mengecoh kiper Arieh Rahman Hidayat, 2-0 PSP unggul di menit 25. Tertinggal dua gol itu, juru taktik Persimura, Nasruan menarik dua pemainnya dengan cepat. Aulia Fikri yang berposisi striker dan Rahmatullah diposko tengah ditarik keluar. Padahal kedua pemain itu cukup bagus di dua laga sebelumnya.

Ternyata strategi perubahan yang dilakukan Nasruan itu berhasil. Anak asuhnya balik menekan PSP. Namun bermain sabar serta disiplinnya lini belakang yang dikawal duet senter bek, Randa Brasco dan M. Fajri Oktorizal gawang Havizd Fauzan Muzaki masih aman.

Keputusan wasit Gino Saputra dimenit 35 menunjuk titik putih ke gawang PSP berbau kontroversi. Bola lob ka dalam areal kotak penalti Havizd dicoba ditepisnya. Padahal Havizd tidak ada bersinggungan dengan Sri Bagus Sandi Rizky. Divingnya berhasil mengecoh wasit Gino.

Eksekusi Arif Nul Hakim Lubis mampu memperkecil skor 2-1. Beruntung hingga turun minum papan skor 2-1 untuk PSP bertahan.  Di babak kedua, tekanan demi tekanan terus menghujam kubu PSP. Instruksi Herry Syarif menjaga satu persatu pemain lawan harus diterapkan.

Beberapa kali gawang Havizd digempur. Namun tidak tenang serta terburu-buru peluang yang dihasilkan duet striker Fitra Akbar dan M. Fauzan terbuang percuma saja. Taktik perangkap off-side yang diperagakan lini belakang PSP juga jitu.

Peluang terbaik Persimura di babak kedua dihasilkan Fitra Ramadan yang sudah melewati Havizd namun sepakannya masih melebar tipis. Padahal gawang Havizd sudah kosong.

Gempuran terhadap pasukan PSP tak kunjung berhenti. Beruntung lagi, para pemain Pandeka Bungsu mampu mengatur irama permainan ketika bola mampu direbut.

Memasuki menit injury time babak kedua, sebuah serangan balik dari sisi kiri pertahanan Persimura memupuskan harapan mereka. Muhammad Fadhil yang menusuk dari sisi kiri itu melesakkan gol cantik. Sepakan terukurnya mengarah ke tiang jauh Arieh Rahman Hidayat. Skor 3-1 hingga menit 90 + 1 dipastikan meruntuhkan motivasi pemain Persimura. (dede)