Taklukan PSP Padang, PS GAS Sawahlunto Juara ISC Linus Zona Sumbar

Kapten PSP, Gusrifen Efendi menerima piala runner up usai dikalahkan PS GAS (dede)
Kapten PSP, Gusrifen Efendi menerima piala runner up usai dikalahkan PS GAS (dede)

PADANG – PS GAS Sawahlunto akhirnya melaju ke level nasional Indonesia Soccer Championship Liga Nusantara (ISC Linus) 2016, setelah dalam babak final Zona Sumbar mengalahkan PSP Padang melalui adu finalti 4-2 di Stadion H. Agus Salim, Padang, Rabu (5/10).

Duel yang dipimpin wasit Parizon itu berlangsung seru dan berimbang. Kedua pelatih Joni Efendi di kubu tuan rumah, PSP menurunkan starting terbaiknya, begitu pula di kubu Supri A. Rahman memainkan pemain muda usia namun mampu meladeni permainan PSP.

Pandeka Minang lebih dulu unggul di saat laga memasuki menit 8 melalui sontekan keras kaki kanan Yopi Rizal di luar kotak penalti GAS.

Tetapi 10 menit berikutnya PS GAS membalas skor 1-1 melalui sepakan bebas kapten tim, Afriwelly juga tipis di luar kotak penalti. Sepakan terukur Afriwelly meluncur deras melewati pagar hidup pemain PSP dan penjaga gawang Fajrin Fernanda hanya terpaku dengan sepakan keras Afriwelly itu.

Skor imbang itu bertahan sampai turun minum. Di 45 menit kedua, kedua kubu tetap memainkan permainan cepat. Memasuki menit 77 PS. GAS berbalik unggul. Akibat Farid Arsa melakukan kesalahan fatal dalam kotak terlarang. Tangannya mengenai bola. Otomatis wasit Parizon menunjuk titik putih.

Afriwelly sukses mengesekusi sepakan 12 pas itu, dan membuat timnya unggul 1-2. Ketinggalan skor itu tak membuat anak buah Joni Efendi patah arang. Permainan menekan terus diperagakan Gusrifen Efendi cs. Masuknya Candra dan Yongki Gusti membantu serangan bertubi-tubi ke pertahanan Afriwelly cs.
Namun sampai lima menit terakhir waktu normal skor 1-2 bertahan dan kemenangan PS. GAS di depan mata sudah tampak.

Hanya saja, bertepatan masuk di menit 88 sekrimit yang terjadi dalam kotak penalti PS GAS memupus kemenangan GAS lebih cepat. Sontekan Gusrifen Efendi memaksa duel harus diadakan perpanjangan waktu 2 x 15 menit.

Dalam masa perpanjangan waktu 30 menit kedua kubu sama-sama melakukan jual beli serangan sekaligus mendapat peluang menambah gol. Sayang, sampai wasit Parizon meniup panjang peluit papan skor 2-2 tidak berubah.

Alhasil, duel harus diakhiri sepakan penalti. Dalam sepakan 12 pas itu, PSP sempat diuntungkan ketika penendang ketiga GAS sepakannya melambung di atas mistar.

Akan tetapi penendang ketiga PSP yang dieksekusi Dimas Ferel Nuboba juga sepakannya melebar ke sisi gawang. Dan penendang keempat dan kelima PSP, masing-masing M. Jovie Antonio dan Gusrifen Efendi juga gagal menjalankan misinya, sedangkan sisa penendang GAS menjebol jala gawang Fajrin Fernanda.

Skor akhir penalti itu pun 2-4 (4-6) untuk PS GAS Sawahlunto sekaligus berhak jadi wakil Sumbar ke nasional.(dede)