Taksi Online dan Kereta BIM jadi Perhatian Senator Sumbar

Bandara Internasional Minangkabau (net)

PADANG – Kereta khusus ke Bandara Internasional Minangkabau dan angkutan berbasis aplikasi online menarik perhatian anggota DPD RI. Senator Sumbar yang tergabung di Komite IV DPD RI, H. Leonardy Harmainy mendatangi Dinas Perhubungan Sumbar.

“Kita ingin tahu sejauh mana Pemprov Sumbar lewat Dinas Perhubungan mengatur hal ini,” ujarnya, Minggu (7/1).

Leonardy mengungkapkan Pemprov Sumbar memperhatikan dinamika masyarakat. Sudah ada beberapa kali demo terhadap angkutan berbasis online, jika tidak ada regulasi yang jelas tentulah masyarakat tidak percaya kepada pemerintahnya dan terus resah akibat merasa lahan pencahariannya diambil orang.

Leonardy menegaskan apresiasinya terhadap pengusaha yang coba membuka lapangan kerja bagi masyarakat banyak. Terbukti peluang usaha yang mereka tawarkan diminati. Konsumen pun senang akibat kemudahan dan kenyamanan yang mereka berikan.

Angkutan berbasis online diharap harus ikuti aturan keur, surat izin mengemudi, izin trayek. Bahkan akan lebih memberi kenyamanan jika mereka punya pool untuk tempat mangkalnya.

Leonardy mengapresiasi kerja bagus Dinas Perhubungan yang mau menanggapi perlunya regulasi terhadap angkutan berbasis online ini. Apalagi jika Dinas Perhubungan bisa membatasi jumlah angkutan umum ini, baik taksi maupun ojek.

Kepada kepala dinas Amran, Leonardy juga menggali informasi tentang kereta api ke BIM. Kebetulan sebelum ke dinas, Leonardy telah melihat keadaan stasiun kereta di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) bersama GM Angkasa Pura II BIM Dwi Ananda Wicaksana.

Kepada Amran, Leonardy berharap agar mempersiapkan kemungkinan jika stasiun kereta BIM diresmikan Februari nanti. Upayakan agar Presiden yang meresmikan dan manfaatkan momen Hari Pers Nasional yang bakal dihadiri presiden itu untuk keperluan tersebut. (zul)

Loading...