Tarif Listrik 900 VA Naik Bertahap

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan tarif listrik golongan rumah tangga 900 volt ampere (VA) secara bertahap hingga mencapai harga keekonomian mulai tahun depan.

Kenaikan tarif listrik tersebut setelah kesepakatan pemerintah dan DPR mencabut subsidi 18 juta pelanggan golongan mampu. ”Tarif listrik golongan akan dinaikkan sebesar 32% sampai batas harga keekonomian. Kita akan lakukan secara bertahap sebanyak tiga kali,” ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman, di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, kenaikan tarif listrik bertahap supaya masyarakat tidak terlalu terbebani. Sementara terkait rencana pencabutan subsidi listrik tidak tepat sasaran bagi pelanggan 450 VA, secara lebih lanjut masih menunggu sinkronisasi data di lapangan. Adapun, verifikasi data yang dilakukan oleh Kementerian ESDM, Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Berdasarkan data TNP2K, menunjukkan saat ini terdapat 22,8 juta pelanggan sambungan rumah tangga 450 VA. Sedangkan, pelanggan sambungan rumah tangga 900 VA sebesar 22,3 juta yang menikmati subsidi. Adapun, TNP2K bersama PLN telah melakukan survei dan verifikasi data, hasilnya hanya 14,7 pelanggan 450 VA yang berhak menerima subsidi selebihnya 3,7 juta pelanggan dianggap tidak layak menerima subsidi.

Terkait sambungan pelanggan rumah tangga golongan 900 VA, sebanyak 18,25 juta pelanggan tidak layak menerima subsidi sedangkan yang layakhanya4,05jutapelanggan. Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun menjelaskan, kenaikan tarif listrik 900 VA akan berlaku mulai Januari- Juni tahun depan. Dengan begitu, mulai Juli 2017 sejumlah golongan rumah 900 VA yang telah terverifikasi datanya sebagai golongan yang tidak menerima subsidi secara otomatis mengikuti penyesuaian tarif. (lek)

agregasi okezone1