Tarik Kembali Buku Penjas Berbahasa Vulgar

Buku pendidikan yang dinilai vulgar. (*)
Buku pendidikan yang dinilai vulgar. (*)

PADANG – Buku pelajaran untuk anak SD berbahasa vulgar beredar di Sumbar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar berharap peredaran buku yang sudah dimiliki hak ciptanya Kementrian Pendidikan tersebut ditarik kembali.

“Kita berharap buku itu ditarik kembali, karena bahasa yang terdapat dalam buku tersebut masih sangat vulgar untuk anak-anak kelas V Sekolah Dasar,” sebut Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar, Bustavidia, Selasa (4/10).

Terkait dengan itu, Disdik dan Kebudayaan Sumbar telah mendapatkan informasi terkait peredaran buku pelajaran olahraga dan kesehatan tersebut. Bahkan, Dinas Pendidikan Pasaman akan segera menyurati Pusat Perbukuan Kementerian untuk dapat menarik buku itu segera.

Menindaklanjuti itu, Kepala Dinas Pendidikan Pasaman juga telah mengumpulkan Kepala UPTD untuk membahas permasalahan ini dan meminta Kepala UPTD mengamankan buku ini jangan sampai beredar kembali ke sekolah. “Kita harap surat tersebut direspon oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan,”ujarnya.

Buku tersebut merupakan karangan Dadan Heryana dan Giri Verianti tersebut diterbitkan oleh Acarya Media Utama yang dialihkan Hak Cipta kepada Kementerian Pendidikan Nasional. Kemudian, diterbitkan kembali oleh Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2010.

Buku tersebut berjudul “Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan: untuk Siswa SD-MI Kelas 5” dan berisi 144 halaman.

Buku itu juga membuat heboh daerah lain di Indonesia seperti di Lahat, Sumatera Selatan. Buku itu membuat kata-kata yang tidak pantas untuk anak. (yose)