Telkomsel Kembangkan Solusi e-Agriculture dengan Finalis The NextDev

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah (kedua dari kanan) bersama dengan jajaran direksi meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel 2017 di Jakarta (19/6). (*)
Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah (kedua dari kanan) bersama dengan jajaran direksi meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel 2017 di Jakarta (19/6). (*)

JAKARTA – Seiring dengan tema “Memajukan Negeri” yang diusung di ulang tahun ke-22, Telkomsel meluncurkan serangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR) 2017, yaitu The NextDev, IndonesiaNEXT, #internetBAIK, Telkomsel Digital Campus, dan PETANI (Peduli Tani Anak Negeri).

Peluncuran program CSR yang menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi digital secara positif ini mempertegas komitmen Telkomsel untuk memajukan Indonesia dan membangun ekosistem digital di Tanah Air.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, perkembangan teknologi digital perlu kita manfaatkan bersama secara positif untuk mendukung perkembangan bangsa. Kemajuan teknologi tentunya membuka berbagai kesempatan baru, dan kami yakin hal tersebut dapat mendorong perubahan serta menghadirkan berbagai dampak sosial yang positif di tengah-tengah masyarakat.

Sejak 2015 Telkomsel meluncurkan program CSR yang melibatkan berbagai stakeholders, seperti The NextDev, yang mengundang anak muda Indonesia untuk berkompetisi membuat aplikasi Smart City.

Sebagai bentuk komitmen dalam memajukan ekosistem digital di Tanah Air, di sela-sela acara peluncuran program CSR 2017, Telkomsel menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan dua startup muda lokal: Habibi Garden dan Eragano, yang merupakan pemenang dan finalis program The NextDev 2016.

Keduanya digandeng untuk mengembangkan PETANI, sebuah program e-agriculture yang bertujuan untuk memberdayakan komunitas petani di Indonesia dari hulu ke hilir melalui pemanfaatan teknologi, khususnya seluler dan Internet of Things (IoT).

Solusi PETANI akan menggabungkan kekuatan jaringan Telkomsel yang stabil di berbagai lokasi pertanian atau perkebunan, dengan kemampuan Habibi Garden yang dapat memonitor kondisi tanaman secara real-time, dan Eragano dalam mengembangkan solusi dari hulu ke hilir untuk petani rumah tangga dengan menghadirkan ahli pertanian dan pendampingan dengan memanfaatkan platform digital. Solusi ini pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani, mengurangi biaya, dan meminimalisir kemungkinan gagal tanam.

Untuk tahap pilot project, PETANI akan diterapkan di Lampung Selatan untuk komoditas cabai dan di Garut, Jawa Barat untuk komoditas kentang dengan luas areal lahan yang digarap mencapai sembilan hektar melibatkan lebih dari dua kelompok petani dengan menerapkan sistem otomasi pada mekanisme pengairan, pemupukan, dan intensitas cahaya, serta penggunaan sensor pembaca kondisi tanah sebanyak 560 unit.

Tahun ini pun Telkomsel kembali menyelenggarakan kompetisi The NextDev. Program yang telah berlangsung untuk ketiga kalinya ini, telah menjaring 1.400 aplikasi dari seluruh Indonesia.

Selain The NextDev, Telkomsel juga kembali menyelenggarakan IndonesiaNEXT yang merupakan program sertifikasi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan mempersiapkan keahlian profesi mahasiswa dalam menghadapi persaingan global yang lebih kompetitif.

Di sisi lain, dalam membangun ekosistem digital yang positif, Telkomsel mendorong program #internetBAIK (Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif). Para peserta sosialisasi yang utamanya berasal dari lingkungan sekolah akan dibekali pengetahuan dan pemahaman untuk menggunakan Internet maupun teknologi informasi secara positif. (rian)