Tenaga Medis di RSU BKM Pessel Mogok Kerja

Rumah Sakit Umum BKM Sago. (*)
Rumah Sakit Umum BKM Sago. (*)

PAINAN – Sebanyak 20 perawat dan bidan di Rumah Sakit Umum Swasta BKM, Kabupaten Pesisir Selatan, mogok kerja.

Mereka tidak terima dengan perlakuan kasar yang dilakukan Dirut PT RSU Swasta BKM Sago, Kecamatan IV Jurai, Mawardi beserta owner.

Terkesan semena-mena, 20 tenaga kesehatan yang digaji di bawah UMR tersebut melakukan aksi mogok kerja sudah satu minggu.

“Kami sering dimaki. Saat rapat pun kami sering dihardik,” kata Koko kepada Singgalang mewakili 20 rekanya yang ikut mogok kerja di RSU BKM itu. Selasa, (27/9) di Painan.

Mereka tidak mau lagi bekerja di rumah sakit itu. Petunjuk Soap (subjektif, objektif, assessment, planing) yang diperintah tidak sesuai lagi dengan yang dipelajari perawat itu.

Ketika dihubungi Singgalang , Dirut PT RSU BKM Sago, Mawardi menyatakan perawat yang mogok kerja itu diberhentikan karena melanggar aturan.

“Ada 18 orang. Dari jumlah 18 orang itu ada 2 atau 3 orang provokator. Mereka mengajak teman teman lainya yang baru bekerja untuk ikut mogok pula,” ucapnya.

Dikatakan mawardi , perawat bidan itu sudah sering melanggar aturan menyangkut laporan.

Ia menyebutkan keutamaan dari rumah sakit adalah bagaimana bisa menyelamatkan nyawa dari seorang pasien. Bahkan ditemukan ada perawat yang berfoto-foto di rumah sakit.

Menyoal gaji, ia menjelaskan ada masa training, mereka akan dikontrak tergantung dari kepandaian mereka dan lulus ujian tes yang disediakan.

Ia pun menyebut sebagian orang tua mogok kerja itu mendatangi rumah sakit umum BKM. (niko)

Rumah Sakit Umum BKM Sago. (*)
Rumah Sakit Umum BKM Sago. (*)