Terdakwa Penjambret Tas Mahasiswi Divonis 2 Tahun di PN Padang

Pengadilan Negeri Padang (rahmat zikri)
Pengadilan Negeri Padang (rahmat zikri)

PADANG – Dinilai terbukti bersalah melakukan pencurian dengan kekerasan, Amie Jaya Putra (24) divonis dua tahun penjara di Pengadilan Negeri Padang, Senin (28/11).

Putusan terhadap terdakwa ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Menyatakan terdakwa Amie Jaya Putra melanggar Pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) KUHP,” ujar majelis hakim yang diketuai Sutedjo dengan anggota Yose Ana Roslinda dan Nasorianto.

Sebelumnya JPU Anita Yuliana menuntut terdakwa jambret ini dengan pidana penjara selama tiga tahun dan enam bulan penjara. Atas vonis tersebut, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya menyatakan pikir-pikir terlebih dahulu.

Dalam sidang sebelum terungkap korban bernama Cici Septi dijambret terdakwa pada 31 Mei 2016 sekitar pukul 21.00 WIB di kawasan Siteba, Nanggalo. Ketika itu, korban lagi berboncengan dengan atas sepeda motor yang dikendarai temannya bernama Tessya Alfianita.

Saat berboncengan tersebut, terdakwa menarik tak milik mahasiswi itu dari arah belakang. Tas itu berhasil direbut paksa oleh terdakwa. Setelah berhasil melakukan aksinya, terdakwa kabur dengan menggunakan sepeda motor.

Kemudian, korban bersaman temannya berupaya melakukan pengejaran. Namun naas bagi terdakwa, ketika tiba di pertigaan, mesin sepeda motornya mati. Melihat hal itu, korban berteriak dan warga pun datang untuk menangkap terdakwa. (yuki)