Terduga Pembunuhan Tukang Julo-julo di Bukittinggi Ditangkap di Bungo

BUKITTINGGI – Jusmarita (46) terduga pembunuhan Manur Boru Sitorus (45), warga Garegeh yang ditemukan tewas di pondok batu Sarojo, Kecamatan Madiangin Koto Salayan (MKS) Bukittinggi, Selasa (20/9) dibekuk petugas Satreskrim Polres Bukittinggi di bawah pimpinan AKP Joko Hendro Laksmono.

Informasi diperoleh Singgalang menyebutkan Jusmarita ditangkap petugas di rumah sepupunya di Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, Jambi, Sabtu (24/9).

Kapolres Bukittinggi, AKBP, Tri Wahyudi kepada Singgalang, Sabtu (24/9) mengatakan, penangkapan Jusmarita berawal dari informasi masyarakat kemudian ditindaklanjuti Polres Bukittinggi dengan berkordinasi pihak Polres Bungo.

“Kini tersangka sedang dalam perjalanan menuju Bukittinggi,”tegas Tri Wahyudi.

Berita sebelumnya korban yang berprofesi sebagai tukang julo-jolo itu ditemukan tewas di rumah Jusmarita di kawasan Pondok Batu, Sorojo, Kecamatan MKS, Bukittinggi.

Sebelum ditemukan tewas diperoleh informasi korban sempat bertengkar dengan korban.

Bahkan menurut keterangan suami Jusmarita, M Nur (50)  awalnya tidak mengetahui keberadaan isterinya. Kemudian diberitahu oleh salah seorang keponakannya, Anto bahwa korban dan Jusmarita bertengkar di dalam rumah sekitar pukul 16.30 WIB.

Mengetahui kejadian di dalam rumahnya tersebut, M. Nur kemudian memberitahukan kepada juragan pondok batu yang juga seorang polisi, yaitu Aiptu Jon Faisal. Sebab saat itu menurut keterangan keponakannya, isterinya mengalami luka.

Setelah Jon Faisal mengetahui kejadian itu, dia langsung memberitahu rekannya di Polsek Bukittinggi. Dengan laporan tersebut, Kapolsek Bukittinggi, Kompol Zahari Almi bersama beberapa anggotanya serta Buser Polres Bukittinggi datang ke TKP. (gindo/yanti)