Tersangka Narkoba Tewas Usai Duel dengan Polisi, Istri Pasrah

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

TIKU – Neswita (39), istri Jonaidi (41) tidak menuntut kematian suaminya. Jonaidi meninggal dunia dalam perawatan di RSUP M. Djamil Padang setelah sempat duel dengan dengan anggota Satuan Narkoba Polres Agam saat ia ditangkap.

“Sudahlah, saya merelakan atas kepergian suami saya itu,” ujar Neswita.

Ia tidak menuntut Polres Agam karena banyak pertimbangan, namun tidak dijelaskan apa yang jadi pertimbangannya itu.

Jenazah korban dimakamkan menjelang Shalat Jumat tadi di pandam pekuburan keluarga di Kampung Darek, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Agam.

Keberangkatan Jonaidi ke tempat peristirahatan terakhir itu diiringi isak tangis sanak dan saudara, terlebih istrinya Neswita dan anaknya yang masih berumur 10 tahun.

Semula Neswita berniat mendorong dilakukannya outopsi jasad suaminya, tapi karena berbagai saran dan pendapat yang ia terima, niatnya itu ia urungkan.

Sebelumnya Kasat Reserse Narkoba Polres Agam AKP Antonius Dachi menjelaskan, Jonaido ditangkap bersama dua rekannya Z (38) dan EF (32), warga Tiku dengan barang bukti satu paket besar sabu seberat 4,96 gram, satu paket sedang seberat 1,27 gram dan 4 paket kecil sabu seberat 0.28 gram, uang tunai Rp350 ribu dan lainnya.

Pada Selasa (14/11) sekitar pukul 18.30 WIB katanya, Jonaidi ditangkap di Pasar Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, tetapi ia melakukan perlawanan dengan petugas, sehingga terjadi pergumulan dan menyebabkan kedua polisi dan tersangka luka-luka.

Tak berapa lama kemudian Jonaidi pingsan sehingga dibawa ke RSUD Lubuk Basung. Kemudian dirujuk ke RSUD M. Djamil. Pada Kamis (16/11) sekitar pukul 10.00 WIB Jonaidi menghembuskan nafas terakhir. (lukman)