Tifatul Minta Kapolri Ingatkan Anak Buah Bijak Sikapi Persoalan Tanah di Padang

PADANG – Kisruh tanah di empat kelurahan di Koto Tangah, Padang disikapi anggota Komisi III DPRD RI, Tifatul Sembiring. Politisi PKS ini sudah menyurati Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mengingatkan agar kepolisian bijak dalam menyelesaikan persoalan tanah itu.

Empat kelurahan tersebut yakni Aie Pacah, Dadok Tunggul Hitam, Ikur Koto dan Bungo Pasang.

“Saya mengirim surat kepada Kapolri agar anak buahnya yang menyelidiki persoalan tanah itu bekerja secara arif dan bijaksana. Tidak ada pihak yang dirugikan. Soalnya, banyak dokumen dan bukti oknum-oknum elit negara ini yang diduga bermain dalam persoalan tanah itu. Makanya sekarang masyarakat resah,” kata Tifatul di Kampus Baiturrahmah, Jalan By Pass, Padang, Senin (12/9).

Dijelaskannya, surat yang dikirim ke Kapolri tersebut sifatnya pribadi, setelah ia mempelajari beberapa dokumen dan kronologis kasus tanah yang melibatkan masyarakat empat kelurahan dengan Lehar yang mengklaim sebagai ahli waris Makboed.

“Masyarakat di Koto Tangah datang ke komisi III Agustus lalu. Setelah saya pelajari beberapa dokumen, kronologis, aspirasi dan bukti-bukti, akhirnya saya menyurati Pak Tito secara pribadi, dan saya tulis tembusannya ke Kapolda Sumbar,” lanjutnya.

Ia menyayangkan persoalan tanah yang dicuatkan oleh satu orang itu telah mengganggu kenyamanan hidup masyarakat banyak. Lebih dari 8.000 rumah dengan 150 ribu lebih penduduk terkena imbas. Padahal sebagian besar telah bersertifikat sah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Sangat disayangkan keputusan Pengadilan Negeri Padang. Gara-gara satu orang yang menggugat terancam kenyamanan dan hak hidup orang banyak. Saya akan dorong Komisi III DPR RI untuk fokus dalam masalah ini sampai selesai,” lanjut Tifatul lagi.(arief)