Tiga Bulan Menanti, Akhirnya Hujan Turun Juga di Sijunjung

Ilustrasi (infospesial.net)
Ilustrasi (infospesial.net)

MUARO SIJUNJUNG – Setelah lebih tiga bulan menanti, hujan yang ditunggu-tunggu masyarakat Kabupaten Sijunjung akhirnya turun juga. Hujan cukup lebat mengguyur Ranah Lansek Manih tu pada Kamis (27/10) malam.

“Alhamdulillah hujan cukup deras turun malam tadi. Ini karunia besar dari Allah yang sudah lama kami nanti-nantikan,” kata Ici, warga Jorong Pondok Jago Nagari Pematang Panjang Kabupaten Sijunjung kepada Singgalang, Jumat (28/10).

Masyarakat Sijunjung sudah lama merindukan hujan turun. Akibat hujan tidak turun selama tiga bulan lebih, masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Sumur kering, begitu juga ‘kulah’ (bak penampung air hujan).

Musim kemarau itu juga membuat rumput dan sumber makanan hewan ternak lainnya memerah. Lahan persawahan tidak bisa diolah karena ketiadaan air.

Untuk kebutuhan air minum dan memasak warga terpaksa membeli air. Sedangkan untuk mencuci pakaian sebagian warga pergi ke sungai yang jaraknya bisa mencapai 3-5 kilometer.

Dengan turunnya hujan pada kamis malam, warga pun merasa lega. “Kulah kami hampir penuh, rumput yang kering kerontang sudah basah kembali. Syukurlah Allah telah mengabulkan doa kita semua,” ucapnya.

Ici dan warga lainnya sangat berharap hujan kembali turun sehingga sumur yang mengering kembali berair. Begitu juga dengan lahan persawahan, kalau hujan kembali turun tentu petani bisa memulai turun ke sawah.

“Kita selalu berdoa agar hujan kembali turun. Hampir sebagian besar warga di Kabupaten Sijunjung ini kebutuhan airnya sangat tergantung hujan. Kalau hujan lama tak turun, kita kesulitan air,” kata Rusdi, warga Pematang Panjang lainnya. (jas)