Tiga Daerah di Sumbar Minta Tambahan BTS Atasi Blank Spot 

Ilustrasi. (*)
Ilustrasi. (*)

 

PADANG – Sebanyak 38 Base Transceiver Stasion (BTS) dipastikan dipasang di lokasi  blank spot di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Sumbar.

“Permintaan pemasangan BTS telah disetujui oleh Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI),” kata Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Yeflin Luandri, Jumat (11/8).
Dijelaskannya, 38 BTS yang akan dibangun yakni di Kabupaten Kepulauan Mentawai 22 unit, Pasaman Barat 9 unit, dan Solok Selatan 7 unit.
Menurutnya, jumlah itu belum memadai, karena masih ada beberapa daerah di Sumbar yang belum tersentuh jaringan telekomunikasi. Untuk itu, Sumbar akan mengajukan usulan kembali, mengingat BP3TI juga menawarkan pemasangan BTS tambahan karena target Kementerian Kominfo untuk pembangunan 5000 BTS secara nasional belum terpenuhi di tahun 2017.
“Ada kesempatan lagi untuk pemasangan tower di daerah 3T, serta daerah lain di Sumbar yang masih blank spot. Minggu depan kami akan data lagi kebutuhannya,” katanya.
Diperkirakannya, data tambahan untuk pengusulan pemasangan BTS selesai akhir Agustus, sehingga cepat diajukan kembali pada BP3TI.
Dengan adanya peluang tambahan pemasangan BTS, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai memastikan mengajukan usulan lagi. Kepala Dinas Kominfo Kepulauan Mentawai, Jhoni Anwar mengatakan, akan mengajukan pemasangan 16 unit BTS lagi.
“Kebutuhan di Mentawai memang banyak, karena daerah kita kepulauan. Di wilayah ujung pulau atau wilayah pesisir barat masih banyak yang blank spot,” tuturnya.  (yose)