Tingginya Polusi Udara Meningkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

POLUSI udara kini menjadi masalah serius bagi kesehatan. Sebuah studi baru menunjukkan, paparan tinggi dari polusi udara dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dengan menurunkan kadar kolesterol baik HDL.

Hasil penelitian menunjukkan, paparan karbon hitam, secara signifikan berhubungan dengan penurunan kadar kolesterol baik dalam tubuh. Hal dikatakan oleh penulis utama studi, Griffith Bell dari University of Washington School of Public Health di Seattle.

“Tingkat yang lebih rendah dari HDL diamati dengan tingkat polusi udara yang tinggi, dapat membuat seseorang memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit kardiovaskular,” ungkapnya yang dikutip Zeenews, Minggu (16/4/2017).

Studi mengamati 6.654 orang dewasa paruh baya dan lebih tua di Amerika Serikat dari latar belakang etnis yang beragam. Peserta yang tinggal di daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi karena padatnya kendaraan, cenderung memiliki kadar kolesterol HDL rendah. Paparan partikel polusi udara yang lebih tinggi selama 3 bulan dikaitkan dengan kadar kolesterol HDL yang lebih rendah, kata para peneliti.

Perubahan tingkat HDL muncul setelah eksposur singat dan menengah serta jangka panjang terhadap polusi udara. Pria dan wanita merespon polusi udara secara berbeda. HDL yang lebih rendah akibat tingginya paparan polusi udara terjadi di kedua jenis kelamin, tetapi biasanya lebih besar pada wanita. (rahmat)

agregasi okezone1