TMMD Berakhir, Danrem Resmikan Jalan Manunggal

Danrem 032 Wirabraja, Brigjen TNI  Bakti Agus Fadjri bersama Dandim 0311 Pessel, Letkol Inf Setiya Asmara, serta Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, dan jajaran Korem 032 Wirabraja meresmikan jalan Manunggal yang telah dibuka oleh tentara sepanjang 12 kilometer menghubungkan 3 kenagarian dan dua kecamatan.(niko)
Danrem 032 Wirabraja, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjri bersama Dandim 0311 Pessel, Letkol Inf Setiya Asmara, serta Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, dan jajaran Korem 032 Wirabraja meresmikan jalan Manunggal yang telah dibuka oleh tentara sepanjang 12 kilometer menghubungkan 3 kenagarian dan dua kecamatan.(niko)

PAINAN – Danrem 032 Wirabraja, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjri, resmi menutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa Ke- 97 di Kenagarian Taluak Tigo Sakato Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan. Rabu, (19/10).

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Korem 032 Wirabraja, Dandim se Provinsi Sumbar, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Jajaran Forkompinda, Ketua Tim Penggerak PKK serta perwakilan Anggota DPRD Pessel dan tokoh masyarakat setempat itu berlangsung dengan aman dan lancar.

Danrem mengatakan program TMMD yang sudah ada sejak tahun 1980-an dengan sebutan ABRI Masuk Desa (AMD) sangat memberikan manfaat besar kepada masyarakat Indonesia.

Berbagai pembangunan infrastruktur seperti fisik dan non fisik bakal mempercepat pembagunan di masing masing daerah melalui program TMMD yang mulia ini.

Ia menilai pelaksanaan TMMD di Kampung Tanjung Kandis berjalan sukses dan lancar.

“Satgas TMMD telah mampu menyelesaikan target operasi sesuai batas waktu yang telah ditentukan,” ujarnya menjawab Singgalang.

Sementara, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar menuturkan dua sasaran target operasi TMMD baik fisik dan non fisik  yang dilaksanakan tentara tersebut selama satu bulan di Kampung tanjung Kandis sama besar manfaatnya.

“Secara fisik, tentu jalan tani yang dibuka melalui tangan tentara ini dapat mempermudah laju mobilisasi transportasi petani menuju lokasi ladang. Sedangkan non fisik, seperti  penyuluhan pertanian merupakan sebuah wawasan baru yang didapat masyarakat untuk meningkatkan hasil produksi petanian,” ungkap Rusma Yul Anwar, di Puncak Bukit Kampung Tanjung Kandis ketika menelusuri akses jalan tani sepanjang  12 kilometer yang telah terbuka berkat prajurit gagah berani itu.

Dandim 0311 Pessel Letkol Inf Setiya Asmara berharap dan memberikan pesan kepada warga setempat agar apa yang sudah diperbuat oleh prajurit TNI di Kampung kecil itu dirawat dan dijaga.

“Sseperti mushla dan empat unit rumah dari mulanya tidaknya huni kini menjadi berwarna dengan penuh kenyamanan,” terangnya.

Sementara, Tokoh masyarakat setempat, Nasir mengatakan kegiatan penutupan TMMD yang sekaligus merupakan hari terakhir para prajurit bertugas disana akan menjadi kenangan yang sulit terlupakan.

Ia katakan, Berpisah bukannya bercerai. Biarlah badan berjauhan asalkan rasa dihati tetap selalu dekat dan terpahat dalam hati sanubari. (niko)