Toilet dan Musala di SPBU Pertamina Banyak Dapat Keluhan

Ilustrasi (hendri nova)
Ilustrasi (hendri nova)

JAKARTA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melakukan uji petik terhadap 48 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina. YLKI menyebut uji petik ini dilakukan untuk meyakinkan publik terhadap performa dan keakuratan SPBU.

Staf Bidang Penelitian YLKI Natalia Kurniawati menuturkan, ada beberapa hal yang dilakukan saat uji petik. Selain menguji keakuratan takaran, YLKI juga mengevaluasi seluruh pelayanan SPBU termasuk toilet dan musala.

“Pengujian dilakukan pada 27 September 2016 hingga 22 Oktober 2016,” paparnya di Hotel Acacia, Jakarta, Senin (21/11).

Natalia menuturkan, berdasarkan hasil uji petik tersebut terdapat keluhan masyarakat terhadap pelayanan SPBU Pertamina khususnya keberadaan toilet dan musala. Dari 48 SPBU hanya 6 SPBU yang toiletnya memenuhi ekspektasi konsumen.

“Jika mengacu pada 2 fasilitas utama sering dibutuhkan konsumen, toilet hanya 6 SPBU dari 48 SPBU yang memenuhi harapan dan 4 mushola dari 48 SPBU yang sesuai ekspektasi konsumen,” tuturnya.

Beberapa temuan dalam uji petik antara lain, ada SPBU yang tempat wudhunya bersebelahan dengan toilet pria. Kondisi ini mengganggu konsumen mengingat tempat wudhu seharusnya bersih dan suci.

Ada juga SPBU yang kondisi musalanya sempit dan tidak tersedia mukena maupun alat salat lain seperti sajadah dan sarung. (aci)

agregasi okezone1