Toko Taki
Menu Click to open Menus
Toko Taki
Home » Padang » Warga Kuranji Protes Pembangunan Tower

Warga Kuranji Protes Pembangunan Tower

(45 Views) May 28, 2013 6:18 am | Published by | No comment

PADANG — (BAMBANG SULISTYO, Wartawan Muda) – Merasa resah dengan pembangunan tower di lingkungan mereka, belasan warga Kuranji protes dan mendatangi DPRD Padang, Senin (27/5). Mereka mencemaskan dampak yang bakal timbul atas berdirinya tower itu di tengah pemukiman warga tersebut.

Apalagi, menurut mereka, pihak Dinas Perhubungan dan Kominfo Kota Padang sudah meminta pembangunan tower oleh PT Solusindo Kreasi Pratama itu, dihentikan.
Tower yang berlokasi di jalan raya Kuranji RT 04/RW 01 dinilai sudah menyalahi Perda No. 9 tahun 2012 tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi dan Syarat Pendirian Tower. Dalam Perda itu disebutkan, pembangunan harus mengantongi persetujuan dari seluruh penduduk di sekitar radius pendirian tower. Sementara, warga merasa tidak pernah memberikan izin.
Juru bicara warga Kuranji, Amri mengatakan, masalah pembangunan tower di atas tanah warga bernama Aronsalu itu sudah janggal sejak awal. Disaat melakukan sosialisasi dan meminta izin, warga yang tinggal sekitar lima meter dari tower tidak diikutsertakan. Justru yang dibawa adalah orang yang tinggal sangat jauh dari tower, seperti dari Kelurahan Korong Gadang dan Belimbing.
“Ketika kita mencari mamak yang punya tanah dan yang memberikan izin terhadap pembangunan itu, mereka mengaku tanda tangannya juga dipalsukan,” kata Amri saat diterima Wakil Ketua DPRD Padang Budiman, kemarin.
Dikatakan, ada empat rumah yang berada sangat dekat dengan tower tersebut. Warga kuranji, katanya, juga sudah mengantongi surat pemberhentian pembangunan tower dari camat Kuranji tertanggal 4 April 2013 dan surat dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Padang tertanggal 5 April 2013. Akan tetapi pembangunan tetap dilanjutkan.
Disebutkan dalam surat pemberhentian tersebut bahwa tower dengan tinggi menara 36 meter, luas lahan 195 m2, akses jalan 48 m2 tersebut, harus diberhentikan pembangunanya. Sebab pembangunan sudah menyalahi aturan.
“Kita datang ke DPRD ini ingin menyampaikan aspirasi dan mencegah berdirinya tower. Ada beberapa rumah berdiri di sana. Warga resah, sehingga satu-satunya jalan adalah minta solusi kepada DPRD agar mereka mengindahkan surat dari camat dan Dishub Kominfo itu,” kata Ambri.
Wakil Ketua DPRD Padang Budiman mengatakan, permasalahan yang disampaikan kali ini terlihat bahwa warga sekitar tower tidak dilibatkan dalam sosialisasi. Selanjutnya tower yang didirikan juga akan membahayakan warga yang berdekatan langsung baik ketika ada gempa atau radiasi.
“Untuk radiasi, kajiannya lebih tepat oleh Bapedalda. Kemudian, dari warga juga menegaskan tower dihentikan pembangunannya yang saat ini sedang berjalan,” kata politisi PKS ini.
Dikatakannya, pada prinsipnya DPRD menerima keberatan warga dan selanjutnya akan didisposisi ke Komisi terkait. Ia mengatakan akan memanggil pihak terkait mulai dari lurah, camat, Bapedalda, Dinas TRTB, dan Dishubkominfo.
“Diharapkan ke depan persoalan ini menjadi jelas apakah memang benar tower ini pendiriannya memenuhi syarat atau tidak. Kita ada perda khusus yang di dalamnya ada syarat secara detail. Kalau bertentangan dengan perda, maka kita siap merekomendasikan untuk pemberhentian pembangunan tower itu dan dipindahkan ke lokasi lain yang tidak membahayakan,” ungkapnya. (*)

Categorised in:

No comment for Warga Kuranji Protes Pembangunan Tower

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>