Warga Pasaman Digemparkan Adanya Bantuan Bank Dunia

Ilustrasi. (okezone)
Ilustrasi. (okezone)

LUBUK SIKAPING – Warga Pasaman khususnya di Kecamatan Lubuk Sikaping tiba-tiba gempar dengan adanya informasi bantuan belasan juta rupiah yang digadang-gadangkan bersumber dari bank dunia.

Tak ayal, warga yang termakan isu dengan kepastian yang tidak jelas tersebut berbondong-bondong mengurus administrasi dan dokumen persyaratan untuk mendapatkan bantuan.

Pantauan Singgalang, gemparnya masyarakat atas informasi bantuan ini berasal dari salah seorang guru, Helmi yang menjabat sebagai Koordinator Soe Swissindo memberi informasi kepada terkait bantuan ini.

Helmi mengklaim, bantuan tersebut bersumber dari simpanan Presiden RI pertama Soekarno di Bank Swiss. Tak tanggung-tanggung, bantuan tersebut bernilai Rp15 juta lebih bagi setiap warga yang mengurus dan lolos seleksi calon penerima.

“Dana ini pasti keluar. Namun informasi pasti keluarnya ini hanya saya informasikan di pertemuan kita-kita ini saja. Kalau ke masyarakat tidak,” kata Helmi saat jumpa dengan beberapa awak media di Kecamatan Lubuk Sikaping, Kamis (18/5).

Dijelaskan Helmi, untuk mengurus administrasi bantuan ini, masyarakat hanya perlu membawa beberapa lembar foto serta mengisi formulir data untuk nama serta nomor e-KTP.

“Dimana letak penipuannya. Kamipun tidak ada memungut sepersenpun biaya,” kata Helmi.

Kapolres Pasaman AKBP Reko Indro Sasongko ketika dikonfirmasi mengaku sudah mengetahui persoalan tersebut. Ia menyebut, pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan, mulai dari sumber formulir tersebut hingga mengumpulkan barang bukti lainnya.

Camat Lubuk Sikaping, Mardianto mengimbau agar warganya lebih arif dan bijaksana dalam menanggapi isu dan mengurus bantuan tersebut. (can)