YLKI: Tidak Fair BPJS Terapkan Virtual Account

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

JAKARTA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyatakan, telah menerima pengaduan dari masyarakat terkait nomor virtual account di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Masyarakat mengadukan sistem virtual account yang baru diterapkan oleh BPJS Kesehatan, karena dia harus membayar denda anggota keluarganya.

“Kita sudah mendapat satu aduan model sistem Kartu Keluarga (KK) tidak fair menurutnya karena keluarganya harus membayar BPJS, dan denda yang dikenakan perihal salah satu keluarganya menunggak membayar BPJS,” kata Ketua Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI, Sularsi kepada Okezone di Jakarta, Senin (17/10)

Dia menjelaskan, kartu BPJS dibagi menjadi dua tipe. Tipe pertama yakni tipe mandiri dan tipe kedua yakni korporasi. “Kalau korporasi dibayar oleh gaji langsung oleh sistem dipotong dan mandiri dibayar perorangan,” jelas dia.
Sekadar informasi, sistem bayaran mandiri mulai diberlakukan pada September 2016. Dalam sistem ini nomor virtual account berlaku untuk satu keluarga (sesuai jumlah anggota keluarga yang tertera di KK).

Perpres RI Nomor 111 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan bersifat wajib dan mencakup suluruh penduduk Indonesia.(aci)

agregasi okezone1