Yohana: 25 Ribu Anak Indonesia Akses Situs Porno Tiap Hari

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

LIMAPULUH KOTA – Kasus kejahatan dan kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan,kian mencemaskan. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Yohana Yambise mengungkap, setiap harinya 25 ribu anak Indonesia mengakses situs porno.

“Itu (data 25 ribu anak) di tahun 2015-2016. Untuk 2017, kami rasa, jumlahnya cendrung meningkat,” di Limpauluh Kota, Selasa (18/4).

Yohana mengaku cemas sekaligus khawatir kondisi tersebut akan menjadi-jadi. “Perkembangan tekhnologi kalau tidak dikontrol, dampaknya mengkhawatirkan. Data cyber crime Polri dan interpol yang kami dapat, itu yang 25 ribu mengakses situs porno, kan beda-beda orangnya. Mereka terpantau berusia anak,” jelasnya.

Sementara anak yang sudah mengakses situs porno, rentan ingin coba-coba. Bahkan, menjadi korban kejahatan seksual dan kekerasan. “Pelakunya, kebanyakan usia dewasa yang juga pengakses situs porno secara bebas,” jelas Yohana

Agar pelakunya jera, menurut Menteri asal Papua itu, pihaknya mendukung total aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman kebiri bagi penjahat seksual. “Melalui UU nomor 17 tahun 2016, itu sudah diatur. Kita terus melakukan pendekatan lain, yakni mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa UU tersebut akan berdampak terhadap hukuman kebiri,” jelasnya.

Sumatera Barat menurut Menteri PPA, juga menjadi provinsi yang kasus kejahatan seksual dan kekerasan terhadap anak dan perempuan tergolong tinggi. “Sebenarnya, tiap provinsi itu grafiknya sama ya. Cendrung tinggi, Sumbar juga demikian,” tutur dia. (bayu)