Tak Berkategori  

1.164 Lansia Tanah Datar Selesai Divaksin Covid-19

Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, Selasa (23/3), menjalani vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Program yang juga mengikutsertakan sejumlah kepala OPD itu dipusatkan di Aula Kantor Bupati; Pagaruyuang.(Musriadi Musanif)

Tanah Datar, Singgalang – Sebanyak 1.164 dari target 3.500 warga Tanah Datar yang lanjut usia (lansia) sudah selesai disuntik vaksin Covid-19. Ada 282 orang yang terpaksa ditunda karena alasan kesehatan.

Keterangan pers Bagian Humas dan Protokol Setda Tanah Datar, Selasa (23/3), menjelaskan, sesuai edaran Kementerian Kesehatan, vaksinasi juga ditujukan kepada lansia yang akan menunaikan ibadah haji, dan lansia yang masih bekerja sebagai petugas pelayanan publik.

Sementara itu, Bupati Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian di tempat terpisah, kemarin juga menjalani vaksinasi tahap kedua. Hal serupa diikuti sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang vaksinasi tahap pertamanya, bersamaan dengan kedua pemimpin daerah itu.

Wabup Richi mengaku, dirinya bersyukur karena telah selesai menjalani vaksinasi, sebagai upaya memutus rantai penularan Covid-19.

‘’Tidak terasa sakit. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Berdasarkan pengalaman vaksin tahap pertama, terasa mengantuk dan lapar,’’ katanya.

Dia berharap, pemerintah bisa menuntaskan program vaksinasi untuk seluruh masyarakat Tanah Datar, sesuai dengan tahapan yang sudah ditetapkan. Wabup menegaskan pula, warga agar tidak terpancing isu dan hoaks terkait dengan vaksin yang diberikan, karena kehalalannya sudah ditegaskan Majlis Ulama Indonesia (MUI), sementara keamanannya dibuktikan banyak pihak yang telah selesai divaksin dan diizinkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Menurutnya, kendati upaya memutus rantai penularan Covid-19 semakin ditingkatkan, namun pihaknya juga sedang berupaya membangun tempat isolasi mandiri yang baik, serta tidak menutup kemungkinan untuk mendirikan rumah sakit khusus menangani pasien Covid-19.

‘’Usaha itu tentu akan dilakukan bertahap, menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Kini masih ada tambahan kasus konfirmasi positif satu hingga dua orang, tetapi dengan upaya maksimal melalui vaksinasi dan penegakan protokol kesehatan, kita optimis, pandemi Covid-19 akan dapat diputus rantai penularannya,’’ kata Richi.

Hingga Selasa (23/3), di Kabupaten Tanah Datar tercatat 1.255 warga terkonfirmasi positif Covid-19 sejak wabah itu melanda. Sebanyak 1.138 orang dinyatakan sudah sembuh atau kembali negatif, sementara 40 orang meninggal dunia, 52 orang menjalani isolasi mandiri, empat orang menjalani isolasi di RSUD Padang Panjang.

‘’Selebihnya menjalani perawatan pada sejumlah rumah sakit di Padang, Padang Panjang, Batusangkar, Bukittinggi, dan Payakumbuh. Masih ada suspek sebanyak 23 orang dan probable tiga orang,’’ kata Kasubag Humas Muharwan. (musriadi)