Sumbar  

1.904 Peserta UM-PTKIN 2022 Lulus di UIN Imam Bonjol Padang

UIN Imam Bonjol

PADANG – Pengumuman kelulusan hasil Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2022 telah ditetapkan oleh panitia nasional PMB PTKIN. Hasil diumumkan hari Kamis (30/6/2022), lewat laman pengumuman.um-ptkin.ac.id

Ketua PMB 2022 UIN Imam Bonjol Padang, Dr.Yasrul Huda, mengatakan, keputusan penetapan kelulusan calon mahasiswa baru pada UM-PTKIN 2022, didahului oleh sidang kelulusan panitia nasional bersama seluruh panitia lokal masing-masing PTKIN, mengacu pada nilai hasil ujian masing-masing peserta.

“Dari 6.446 orang peserta yang mendaftar di UIN Imam Bonjol Padang, panitia menetapkan 1.904 peserta yang lulus seleksi jalur UM-PTKIN 2022 di UIN Imam Bonjol Padang. Keputusan kelulusan ini berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN Imam Bonjol padang No. 1050 Tahun 2022,” katanya seperti dalam rilis yang diterima Jumat (1/7).

Kepada peserta yang lulus diwajibkan mendaftar ulang pada halaman http://registrasi.uinib.ac.id dengan melengkapi segala persyaratan yang telah ditetapkan. Bagi yang belum lulus jalur UM-PTKIN 2022, disediakan jalur reguler PMB Mandiri UIN Imam Bonjol Padang yang dapat di akses melalui http://pmb.uinib.ac.id.

Di sisi lain, sebanyak 22 calon mahasiswa penerima program beasiswa Perguruan Tinggi di Maroko mengikuti tes wawancara via online di UPT Pengembangan Bahasa UIN Imam Bonjol Padang, Rabu (29/6). 22 peserta ini merupakan peserta yang lolos dari 160 orang yang mengikuti tes tulis pada Sabtu (25/06) sebelumnya.

“Ada tiga tahapan pada tes wawancara yakni Qiraatul Qutub, hafalan Al-Qur’an minimal dua jus, dan wawasan keislaman dan kebangsaan,” ucap Kepala UPT Pengembangan Bahasa UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Asrina, M.Ag.

Sebagaimana yang telah diumumkan oleh panitia pusat sebelumnya, hanya 264 peserta se Indonesia yang lolos untuk mengikuti tes wawancara. Para peserta ini akan memperebutkan 30 kuota program beasiswa ke Maroko. Dengan adanya seleksi ini diharapkan dapat menghasilkan calon penerima beasiswa ke Maroko yang betul-betul siap ke depan, berkualitas dan dapat menyelesaikan studinya tepat waktu. (hen)