Tak Berkategori  

11 Pendaki Tewas Akibat Gempa 6 SR di Malaysia

Gunung Kinabalu, Malaysia (bbc.co.uk)
Gunung Kinabalu, Malaysia (bbc.co.uk)

KUALA LUMPUR – Jasad 11 pendaki telah ditemukan dari Gunung Kinabalu, tertinggi di Malaysia, setelah gempa bumi berkekuatan 6 SR memicu serangkaian longsor.

Otoritas setempat, Sabtu (6/6) mengatakan, sementara regu penyelamat mencari delapan pendaki yang masih hilang.

“Seluruhnya ada 137 pendaki, termasuk beberapa orang warga negara asing yang terdampar ketika gempa bumi pertama terjadi pada Jumat telah kembali dengan selamat ke markas di kawasan gunung itu, kata Menteri Pariwsiata Sabah Masidi Manjun dalam kicauan di Twitter.

Di antara mereka yang meninggal ialah seorang murid sekolah dari Singapura yang bernama Wee Ying Ping Peony, 12 tahun, yang merupakan bagian dari kelompok pendaki beranggota 40 orang, dan seorang pemandu setempat yang berusia 30 tahun.

“Sembilan jasad lainnya masih harus diidentifikasi,” kata Wakil Kepala Kepolisian Distrik Ranau Farhan Lee Abdullah dalam jumpa pers di markas Kinabalu Park.

Para pendaki dari 16 negara telah terdampar di gunung di Pulau Borneo (Kalimantan), termasuk 117 warga Malaysia, 38 warga Singapura, lima warga Amerika, empat warga Belanda, tiga warga Inggris, dua warga Prancis dan dua warga Australia. Juga ada wisatawan asal Belgia, Thailand, Filipina, Kazakhstan, India, Selandia Baru, Korea Selatan, Denmark dan Tiongkok.

Operasi penyelamatan masih berlangsung tetapi terkendala oleh cuaca buruk.

“Kami berusaha membawa turun sembilan jasad dari puncak gunung tapi terkendala kabut tebal,” ujar seorang pejabat dari regu penolong kepada kantor berita Reuters.

“Kami berusaha membawa turun mereka dengan helikopter tetapi puncak gunung masih tertutup kabut tebal. Kendati cuaca masih buruk, kami akan berusaha membawa turun mereka dengan cara-cara lain.”

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan semua upaya dilakukan untuk menyelamatkan para korban tragedi itu.

Survei Geologi Amerika Serikat mengatakan pusat gempa yang terjadi pada Jumat pagi berada sekitar 54 kilomter dari Kota Kinabalu, ibu kota Sabah. (*/aci)

sumber:antara