Tak Berkategori  

12 Tahanan di Lapas Sijunjung Kabur

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

MUARO SIJUNJUNG – Saat petugas mengantar jatah makan siang, 12 tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B,
Muaro Sijunjung, kabur. Disinyalir, peristiwa Minggu (17/9) siang itu, sudah direncanakan.

Dalam peristiwa itu, dua orang petugas LP yang berupaya menghadang tidak bisa berbuat banyak. Malah Diky, komandan jaga mengalami cidera, sementara Dony, penjaga pintu utama terpaksa dilarikan ke rumah sakit setempat karena mengalami luka tusukan yang cukup serius.

Kejadian yang begitu tiba-tiba, tak pelak membuat suasana Lapas menjadi buncah, namun dari informasi sementara apapun yang ada di Lapas tidak dirusak oleh penghuninya.

“Kejadiannya begitu tiba-tiba dan secara serentak mereka langsung menyerang ke arah pintu utama,” ujar Doni. Secara ringkas Doni memaparkan saat tahanan itu berupaya kabur, ia langsung menghadang.

Doni menghadapi ke-12 tahanan yang sudah mulai beringas, namun karena kalah kuat dan jumlah cukup banyak Doni kewalahan setelah ia mendapat tusukan senjata tajam dari salah seorang kawanan tahanan yang kabur itu. Ke-12 tahanan yang kabur itu, rata-rata terjerat kasus narkoba dan kriminal, masing masing; Abdul, Dasril alias Dedet, Nasrul Effendi, Doni Darmanto, Randi Derion, Suhen, Ardianto, Teye Geli, Risman, Junaidi, Eki Nopriana dan Bendri Bon.

Mendengar adanya tahanan Lapas yang kabur, jajaran Polres Sijunjung, d ibawah komando Kasat Reskrim, langsung meluncur ke lokasi dan memerintahkan anggotanya mengejar tahanan tersebut. Hanya berselang beberapa waktu, tiga dari 12 tahanan yang kabur itu dapat dibekuk.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Ka Lapas) Muaro Sijunjung, Marten, saat dihubungi menyebut, Lapas berkapasitas 150 orang. Pihaknya bersama kepolisian masih menyelidi. (ful)