Tak Berkategori  

Sejumlah Penyanyi Senior Ramaikan Konser Tribute Elly Kasim

Konser tribute Elly Kasim (wahyu)

PADANG – Konser tribute Elly Kasim bertajuk ‘Bapisah Bukannyo Bacarai’ yang digelar Sabtu (2/10) malam menjadi sebuah persembahan yang tak hanya memukau tapi juga menyentuh perasaan.

Sejumlah hits milik Elly Kasim dibawakan sejumlah penyanyi. Ada penyanyi minang senior, seperti Anroys, Sastri Bakry, kemudian sejumlah artis Sumbar Talenta, Gilang, Icha Zagita, Musisi Agung Perdana dan Loqo Alhamra, hingga kehadiran penyanyi legendaris Ernie Djohan yang ikut membawakan tembang yang pernah dipopulerkan Elly.

Pada penampilannya malam itu di Hotel Kryad Bumi Minang, Ernie Djohan membawakan lagu ‘Mudiak Arau’.

Di salah satu bagian lagu, Ernie sempat lupa lirik, tapi keadaan itu tidak membuat penampilannya terganggu. Ernie tetap tampil dengan santai dengan suara khasnya yang masih terjaga. Usai menyanyikan lagu itu pun Ernie mengakui kalau dia kurang hapal lagu itu, dan juga tidak pakai latihan terlebih dahulu untuk konser ini.

“Saya tak latihan sebelumnya. Tapi malam ini, saya datang, demi Uni Elly Kasim,” kata Ernie usai menyanyikan lagu ‘Mudiak Arau’. Usai membawakan lagu yang rencananya adalah lagu terakhir dalam penampilannya itu, penonton pun meminta Ernie membawakan lagi lagu lain. Terdengar sorak para undangan yang meminta Ernie membawakan lagu ‘Teluk Bayur’.

“Teluk Bayur ini lagu yang saya bawakan ketika masih umur 15 tahun. Lagu yang membuat saya dikenal, padahal waktu itu saya pun belum pernah berkunjung ke Teluk Bayur,” kata Ernie yang kini berusia 70 tahun, yang kemudian menyanyikan lagu tersebut dengan santai dan menghibur.

Selain Ernie, malam itu juga ada suguhan dari sejumlah artis Sumbar Talenta. Anak-anak muda ini membawakan lagu Elly dengan gaya kekinian. Dengan ramuan nuansa pop, mereka menyajikan lagu milik Elly dengan nuansa berbeda, namun tetap dengan rasa yang sama, seperti yang dibawakan oleh Elly, yang tutup usia pada 25 Agustus lalu.

Dalam konser tribute untuk Elly Kasim tersebut, selain menampilkan hits milik penyanyi minang legendaris ini, setiap penampilan para penyanyi juga dipadu dengan peragaan busana Minangkabau yang dihadirkan Himpunan Wanita Karya Provinsi Sumatera Barat.

Founder Sumbar Talenta, yang juga panitia konser tersebut, Sastri Bakry di sela-sela konser menginisiasi pendirian Museum Elly Kasim.

“Secara geografis Elly Kasim dilahirkan di Tiku Kabupaten Agam. Museum Elly Kasim ini bisa di Tiku atau di tempat lain di Kabupaten Agam,” kata Sastri.

Menurutnya museum ini sangat penting untuk mengenang jasa besar Elly Kasim terhadap dunia kesenian dan budaya Minang umumnya. Di museum itu nanti semua karya rekaman Elly Kasim akan dipamerkan, termasuk pernak pernik yang terkait dengan sosok diri penyanyi ini, seperti busana, tas, sepatu atau pun foto-foto konser Elly Kasim di berbagai tempat, termasuk foto-foto di luar negeri.

“Museum Elly Kasim ini nantinya akan menjadi bagian dari rangkaian sejarah seni dan budaya Minang, bisa sebagai objek wisata edukasi untuk anak-anak muda, peneliti dan masyarakat luas,” kata Sastri.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah yang hadir pada konser itu dalam sambutannya mengatakan kalau konser ini selain mengobati kerinduan, juga mengingatkan kembali akan prestasi dari karya-karya yang telah dihasilkan Elly Kasim sepanjang hidupnya.

“Soal gagasan pendirian Museum Elly Kasim, bagi saya itu realistis,” kata Mahyeldi.

Menurut gubernur, 100 album yang telah dihasilkan Elly Kasim sedapatnya menjadi sebuah warisan untuk generasi mendatang. Apalagi lirik-lirik dan musik yang dimainkan di lagu Elly Kasim juga sangat mampu mencirikan budaya Minangkabau.

“Kedepannya bagaimana kita bersama-sama dengan rasa tanggung jawab untuk mewariskan karya-karya Elly Kasim ini kepada generasi muda, dan generasi yang akan datang,” pungkas Mahyeldi. (wahyu)