Tak Berkategori  

176 Nagari di Sumbar Rawan Pangan

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PADANG – Sebanyak 176 nagari dan desa di Sumbar dinilai mengalami rawan pangan. Untuk itu nagari tersebut harus mendapatkan pendampingan agar lepas dari kemiskinan.

Pada tahap awal 32 nagari dari jumlah itu bakal dibina agar bisa melakukan peningkatan ketersediaan pangan. Nagari mendapatkan pendampingan dari staf ahli nagari dari Universitas Andalas melalui Nagari Development Center.

Sebanyak 176 nagari tersebut rawan pangan berdasarkan, sejumlah indikator. Diantaranya, tingkat kemiskinan masih di atas 20 persen, masih banyak yang buta huruf, tidak semua masyarakat yang mendapatkan penerangan, angka stanting sangat tinggi (masyarakat dengan tinggi tidak lebih 160 cm), akses jalan tidak merata. Selain itu juga ada empat aspek kesehatan yang belum terpenuhi, seperti akses air bersih dan kematian balit yang tinggi.

“Hanya Kota Bukittinggi yang bebas dari rawan pangan. Kita harapkan dengan kerja sama ini, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di nagari,” Kepala Dinas Pangan Sumbar, Efendi, Rabu (21/6).

Menindaklanjuti hal itu, Pemprov Sumbar melalui Dinas Pangan dan Universitas Andalas (Unand) yang dituangkan dalam kesepakatan bersama untuk Pelaksanaan Nagari Mandiri Pangan. (yose)