oleh

2018, Mentawai Mulai Pacu 20 Paket Pembangunan

Kepala Dinas PUPR Mentawai, Elfi. (*)

TUA PEIJAT –  Mulai 2018, Pemkab Mentawai akan pacu 20 paket pembangunan infrastruktur multi years untuk percepatan pembangunan Trans Mentawai. Ke-20 paket itu di antaranya 9 di Pulau Siberut, 3 di Pulau Sipora serta Pulau Pagai Utara dan Pagai Selatan masing-masing sebanyak 4 paket.

Dengan total panjang 120 kilometer, pengerjaannya diprediksi bakal menghabiskan anggaran sebesar Rp940 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mentawai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mentawai, Elfi menyebutkan, rencana ini merupakan upaya Pemkab Mentawai untuk mendorong pemerintah pusat menjadikan Pulau Siberut menjadi jalan nasional yang tentu anggarannya pun bersumber dari APBN, sehingga pembangunan jalan Trans Mentawai tak lagi membebani APBD Mentawai.

“Kita akan coba dorong Trans Mentawai ini menjadi jalan strategis nasional. Ini kita akan mulai proses lelang. Sipora sudah menjadi jalan nasional. Kalau Siberut sudah menjadi jalan nasional, ya akan ringan lah APBD kita,” ungkap Elfi di ruang kerjanya, Senin (29/1).

Untuk pengerjaan 20 paket multi years tersebut, Pemkab Mentawai mesti mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 miliar per tahun, angka yang cukup fantastis, mengingat APBD Mentawai dari tahun ke tahun hanya Rp1 triliun saja.

Pemerintah pusat mesti menambah anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, minimal Rp300 miliar per tahun. Pada tahun lalu, Pemerintah Pusat hanya mengucurkan Rp130 miliar, sementara untuk tahun ini malah berkurang menjadi Rp100 miliar.

Adapun pilihan kedua, pengerjaan pembangunan Trans Mentawai dapat diambil alih oleh Pemerintah Pusat, dan seluruhnya masuk kategori jalan nasional.

“Kedua, Trans Mentawai ini kita serahkan ke pusat, biar pusat yang mengerjakan. Kala pusat tarok duit 300 miliar setahun, ya kita aman, APBD kita tak terganggu. Itu solusinya, makanya kita dorong menjadi jalan nasional dia. Kalau sudah menjadi jalan nasional, sudah jadi tanggung jawab pusat, selesai,” pungkasnya.

Trans Mentawai merupakan jalan poros yang membelah 4 pulau utama di Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan total panjang 393,89 kilometer. Hingga akhir 2017, sudah 204 kilometer terbuka dan dapat dilalui masyarakat.

Sejauh ini, jalan nasional hanya ada di Pulau Sipora sepanjang 89 kilometer. Sementara 274 kilometer lainnya masih berstatus jalan kabupaten dan anggarannya bersumber dari APBD Mentawai. (Ricky)

 

News Feed