Tak Berkategori  

2023, Pembangunan Fisik Fly Over Sitinjau Lawik Dimulai

Mahyeldi

PADANG – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengklaim perkembangan pembebasan lahan jalan tol Padang-Pekanbaru saat ini sudah mencapai 61 persen.

Hal itu dikatakan Gubernur Sumbar saat pembukaan Musyawarah Nasional Gebu Minang, Rabu (25/5) di Truntum Hotel Padang.

“Alhamdulillah, setelah setahun kami bertugas di Pemprov Sumbar, pembebasan lahan yang awalnya baru 20 persen, kini sudah mencapai 61 persen,” katanya.

Selain pembebasan lahan tol, dalam menyikapi kemacetan yang dirasakan masyarakat pada lebaran Idul Fitri kemarin, berbagai upaya akan dilakukan Pemprov, diantaranya pembagunan jalan bypass dari Bukittinggi ke Koto Baru.

“Selama ini kita tahu jalan Bikittinggi ke Koto Baru melewati pasar yang selalu macet. Kita sudah merencanakan pembangunan jalan Bypass di jalur itu,” ujarnya.

Tidak itu saja, juga soal pembangunan fly over jalan Padang-Solok. Saat ini sedang diselesaikan detail perencanaannya.

“Saat ini, detail perencanaannya sedang dikerjakan, dan Insya Allah pada 2023 mendatang pembangunan fisiknya akan dimulai. Pembagunan jalan ini diharap bisa mengurangi resiko kecelakaan saat melewati jalur itu,” lanjutnya.

Selain itu, saat ini Pemprov Sumbar juga sedang mengupayakan reaktivasi jalir kereta api dari Sawahlunto ke Muaro Kalaban.

“Mudah-mudahan bisa kita lanjutkan jalur kereta api ini dari Muaro Kalaban sampai ke Padang Panjang, karena jalurnya masih ada dan bisa dimaksimalkan,” katanya.

Berbagai upaya itu, kata Mahyeldi diharapkan bisa menjadi solusi mengatasi kemacetan yang dirasakan masyarakat saat lebaran lalu. (benk)