Tak Berkategori  

Fifi Kehilangan Pria Terhebatnya

Jenazah anggota brimob saat akan dinaikkan ke ambulan (anif)
Jenazah anggota brimob saat akan dinaikkan ke ambulan (anif)

LIMAPULUH KOTA – Belum genap empat tahun mendayung biduk rumah tangga bersama suami tercinta, Nur Afifi harus rela kehilangan lelaki terhebatnya, Nanang Hardiansyah.

Nanang adalah anggota Satuan Brimob Polda Sumbar berpangkat Brigadir, yang tewas Minggu (24/1) subuh, setelah ditabrak truk yang dibawa pelaku pencurian sawit di areal Afdeling E6 PT Sumbar Andalas Kencana, Dharmasraya.

Fifi, begitu Nur Afifi disapa tidak menyangka, Nanang akan meninggalkannya bersama dua buah hati tercinta yang masih belia. Kedua anak mereka itu adalah Aska (20 bulan) dan si bungsu Aisyah (2,5 bulan).

Terakhir kali Fifi bertemu Nanang, Sabtu (23/1) pagi saat anggota Brimob yang pernah bertugas ke Papua tersebut, meminta ijin kepada Fifi untuk pergi ke Dharmasraya.

Naas, pada Minggu (24/1) subuh, telepone genggam Fifi mendadak berdering. Perempuan itu, mendapat kabar, jika suaminya tewas setelah menjadi korban perampokan.

Mendengar kabar tersebut, Fifi berteriak histeris dan meraung. Dua anak-anaknya, ikut terbangun. Meski belum tahu apa-apa, Aska dan Aisyah juga melulung. Tangis tiga beranak ini pecah.

Begitu pula dengan orangtua perempuan Fifi, Deswati serta orangtua laki-lakinya Ujang. Tidak lama berselang, kabar kematian Nanang tersebar luas ke pelosok kampung.(bayu)