oleh

250 Triliun Anggaran Daerah Masih Tersimpan di Bank

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkapkan sebanyak Rp250 triliun anggaran daerah belum terpakai untuk pembangunan dan masih tersimpan di sejumlah bank, menyebabkan penyerapan anggaran negara terhambat.

“Penyerapan anggaran ini terhambat, tercatat Rp250 triliun lebih alokasi anggaran di daerah itu masih tersimpan di bank, baik BPD atau pun bank swasta,” kata Tjahjo di Jakarta, Selasa (7/7).

Dengan masih tersimpannya anggaran ratusan triliun tersebut mengakibatkan pertumbuhan ekonomi daerah terhambat, yang berujung pada pertumbuhan ekonomi nasional.

“Itu yang menyebabkan pertumbuhan di daerah yang akhirnya juga mencapai pada pertumbuhan nasional,” katanya.

Oleh karena itu, Mendagri mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk segera merealisasikan program-program pembangunan di daerah.

Dia mengancam kepala daerah yang tidak mewujudkan program pembangunan, yang ditandai dengan minimnya penyerapan APBD, maka dana transfer tahun berikutnya akan dipotong.

“Kalau ada kepala daerah yang sengaja menghambat, tidak segera mencairkan uang ini dengan berbagai alasan, maka tahun depan anggarannya harus dipotong. Mekanismenya sedang diatur dengan Menteri Keuangan,” jelasnya. (*/aci)

sumber:antara

Loading...

Berita Terkait