oleh

800 KK di Sawahlunto Tempati Rumah tak Layak Huni

SAWAHLUNTO – Sekitar 800 kepala keluarga (KK) di Sawahlunto menempati rumah tidak layak huni. Pemerintah Kota Sawahlunto menargetkan empat tahun mendatang kepala keluarga menempati rumah layak huni.

“Kita terus meningkatkan kualitas rumah warga yang tidak layak huni. Meski direncanakan empat tahun. Kita berharap dapat selesai tahun ini,” kata Walikota Sawahlunto Deri Asta, Selasa (25/6).

Ia mengatakan, meningkatkan kualitas rumah warga yang tidak layak huni, berupa bantuan simulasi perumahan swadaya dalam bentuk . bahan bangunan. Di 2018, kualitas rumah tidak layak huni yang ditingkatkan ada 32 unit.

Dikemukakan Deri, 32 unit rumah tidak layak huni yang memperoleh bantuan peningkatan kualitas, Desa Santur Kecamatan Barangin 13 unit, Desa Sijantang Koto Kecamatan Talawi 8 unit dan Kelurahan Kubang Sirakuk Utara Kecamatan Lembah Segar 11 unit. Di 2019, naik menjadi 163 unit.

Lebih jauh dikemukakannya, bantuan stimulasi perumahan swadaya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) perumahan, berupa bahan bangunan dan upah, di 2018 sebanyak 200 unit.

“Di 2019, kita masih menunggu ditetapkan Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) rincian lokasi 200 unit rumah yang diajukan untuk bantuan stimulasi perumahan swadaya dari DAK Perumahan,” ujar Deri. (cong)

Loading...

Berita Terkait