Tak Berkategori  

833 Desa di Riau Belum Dilewati Angkutan Umum

Ilustrasi (rri.co.id)
Ilustrasi (rri.co.id)

PEKANBARU – Badan Pusat Statistik Riau mencatat sebanyak 833 desa atau kelurahan di provinsi itu belum dilewati angkutan umum.

“Kondisi ini diyakini telah mengakibatkan 833 desa tersebut tercatat ‘terisolasi’ atau desa tertinggal karena ketiadaan angkutan umum tidak mampu meningkatkan mobilitas penduduk dan sumber daya lainnya,” kata Kepala BPS Provinsi Riau, Mawardi Arsyad, Sabtu (w3/4)

Terbatasnya angkutan umum daerah tidak bisa distimulus untuk maju, khususnya mempercepat pembangunan di semua bidang kehidupan, baik perdagangan, industri maupun sektor lainnya di perdesaan.

Padahal angkutan umum merupakan sarana transportasi yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan pembangunan ekonomi masyarakat di suatu wilayah.

“Empat daerah di Riau yakni, Kabupaten Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Pelalawan merupakan persentase tertinggi desa atau kelurahan yang tidak memiliki angkutan umum,” katanya dan menambahkan kendati kondisi tersebut berdasarkan hasil survei potensi desa 2014, namun kondisinya kini masih sama.

Sementara itu, Kota Pekanbaru merupakan satu-satunya yang hampir semua wilayah desa atau kelurahannya sudah dilewati angkutan umum.

Tetapi 3,45 persen daerahnya juga belum dilewati angkutan umum. (*/aci)

sumber:antara