Sumbar

Agum Gumelar: Tidak ada Intoleran di Sumatera Barat

×

Agum Gumelar: Tidak ada Intoleran di Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
Ketua IKAL Jend (Purn) Agum Gumelar saat menghadiri dialog kebangsaan di Santika Holtel, Jumat (25/11/2022).Ist

PADANG – Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (IKAL) Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar tegaskan orang Sumatera Barat tidak intoleran. Sebaliknya, Agum menilai Sumbar adalah daerah yang toleran.

“Ini semua isu yang dikembangkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk tidak mempersatukan bangsa,” ucapnya saat menjadi narasumber dialog kebangsaan yang bertemakan “Peran Strategis Sumatera Barat dalam Penguatan Demokrasi untuk Mewujudkan Ketahanan Nasional,” yang berlangsung di Hotel Santika Premier,Padang. Jumat (25/11/2022)

Agum menekankan, radikalisme adalah suatu cara untuk merubah falsafah bangsa Pancasila dengan paham lain. “Itu baru radikal. Jadi, jangan termakan isu. Radikal jangan diidentikan dengan Islam. Saya Islam. Saya tidak radikal, karena dalam pemikiran saya tidak ada niat menggantikan Pancasila” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Imbau Warga Tidak Terpancing Isu Letusan Gunung Marapi

Lebih lanjut, Agum Gumelar menjelaskan Sumbar merupakan daerah yang sangat toleransi. Hal ini dibuktikan oleh tokoh pendiri bangsa yang turut menegakkan bangsa Indonesia, seperti M Hatta, Agus Salim, M Nasir, dan masih banyak lagi.

“Mungkin mereka menjelaskan Sumbar intoleransi dikarenakan pada pilpres 2019 yang lalu, Jokowi hanya memperoleh 20 persen suara. Karena itu Sumbar di sebut sebagai provinsi yang intoleransi,” jelasnya.

Agum Gumelar dengan tegas menyatakan, Sumbar merupakan provinsi yang mendukung toleransi. “Kalau intoleransi, pasti suara untuk pasangan presiden yang lain 100 persen. Itu baru intoleransi. Suara untuk pasangan Jokowi pada pemilu 2019 saja 20 persen. Jadi dimana intoleransi nya” tanyanya.