oleh

Air dari Gunung Sago Hantam Permukiman Penduduk

Ilustrasi. (*)
Ilustrasi. (*)

SARILAMAK – Hujan deras yang mengguyur sebahagian besar daerah di Sumbar Selasa (19/5) malam, kembali memicu bencana banjir di Kabupaten Limapuluh Kota.

Belasan hari setelah banjir bandang menerjang kampung Mudiak Liki di Kurai, Suliki, tadi malam sekira pukul 21.30 WIB giliran air Gunung Sago yang menghantam pemukiman penduduk Nagari Mungo, Kecamatan Luhak.

Selain di Mungo, hujan deras juga memicu banjir di sejumlah nagari di Kecamatan Lareh Sago Halaban. “Benar, luapan air Gunung Sago menggenani pemukiman penduduk. Puluhan rumah terendam,” sebut Kabid Kedaruratan BPBD Limapuluh Kota, Edi.

Mujur, banjir tidak memicu korban jiwa. Kendati demikian, akibat hantaman air Gunung Sago yang turun deras serta terdengar bergemuruh tersebut, menggenangi puluhan hektare lahan penduduk.

“Kami masih mendata kerugian material akibat banjir malam ini,” imbuh Edi didampingi Kepala Seksi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota Rahmadinol.

Selain menggenangi rumah dan bangunan penduduk, banjir juga menyapu lahan Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Padang Mengatas. Sempat beredar kabar, akibat peristiwa tersebut, pagar BPTU ringsek.

Hanya saja, ketika dikonfirmasi, kabar tersebut dibantah Kepala BPTU Padang Mangateh Sugiono. “Tidak mas, pagar aman saja. Cuma air memang besar. Mengenai padang rerumputan. Sekarang kami masih bersama Muspika dan warga,” ujarnya.

Akibat banjir tersebut, warga yang rumahnya tergenang air terpaksa mengungsi untuk sementara waktu ke areal BPTU yang lokasinya berada di ketinggian. (bayu)

Loading...

Berita Terkait