Tak Berkategori  

Aneh, Inspektorat Ajukan Perjalanan Dinas untuk 336 Hari

PADANG -Rencana anggaran Inspektorat pada APBD 2016 dinilai banyak yang tak masuk akal. Salah satunya tentang rencana perjalanan dinas untuk PNS eselon 2 (kepala dinas) sebanyak 336 hari setahun. Komisi I menilai ini tak wajar karena dalam setahun saja hanya ada 365 hari.

“Ini berarti asumsi kita kepala dinas tak akan pernah ada di kantor. Setiap hari kerja pasti sedang melakukan perjalanan dinas. Ini apa yang dikerjakan?” ujar anggota komisi I, Aristo Munandar, Senin (9/11). Saat itu rapat kerja antara komisi I dengan beberapa SKPD, termasuk inspektorat. Aristo menilai jumlah perjalanan dinas itu tak masuk akal. Nanti malah akan berpotensi manipulasi.

Anggota komisi I lainnya, Ahmad Ruis menambahkan dalam APBD tahun 2016 inspektorat mengajukan dana Rp6,2 miliar. Namun rinciannya tak jelas. Termasuk juga dengan detail rencana perjalanan dinas. DPRD, kata dia, tak akan membiarkan hal seperti itu dan meminta inspektorat melengkapinya dan merevisi pengajuan anggaran.

Bukan hanya perjalanan dinas, ia juga mengkiritisi pengajuan dana untuk perawatan beberapa peralatan kantor. Misalnya biaya perawatan kursi mencapai Rp250 ribu per satu kursi. Perawatan lemari Rp500 ribu per satuan.

Sekretaris Dinas Inspektorat Sumbar, Betty Vetria menyampaikan perjalanan dinas eselon II itu sifatnya bisa tak digunakan seluruhnya. Dia menyebutkan untuk perjalanan dinas ini sebagai bentuk pengawasan dan fungsi inspektorat. (titi)