Tak Berkategori  

Anggota DPRD Padang: Yang Dilakukan Andre Rosiade Sah-sah Saja

PADANG – Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Ilham Maulana menyebut, penggerebekan PSK (Pekerja Seks Komersial) yang dilakukan oleh Andre Rosiade di kamar 606 Kryad Bumi Minang, sah-sah saja.

“Saya melihat itu hanya pembuktian bahwa di Padang ini memang ada praktek-praktek seperti itu,” ungkapnya, Jumat (7 /2).

Tapi, kata Ilham, mekanismenya yang harus dijelaskan. Sebab, jika melihat aturan, mestinya ada koordinasi terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait.

“Sebagai pembuktian, itu boleh. Kalau memang ada koordinasi alhamdulillah. Terbukti akhirnya ditangkap. Ya samalah dengan kasus penangkapan artis-artis yang ada, koordinasi dengan pihak aparat keamanan,” ujarnya.

Pasalnya, kata Ilham, untuk masuk ke hotel berbintang itu tidak mudah. “Kini kita praduga tak bersalah saja dulu, kalau dilakukan koordinasi, dikhawatirkan bocor. Makanya, ada upaya seperti ini,” ungkapnya.

Soal informasi NN, PSK yang ditangkap saat penggerebekan tersebut dijebak, Ilham Maulana mengatakan, “Soal jebek menjebak, kalau kita melihat perjalanan seorang wanita malam, itu kalau biasanya mereka sudah paham. Dia kan dibayar,” pungkas Ilham.

Senada dengan itu anggota DPRD Amran Tono menilai apa yang dilakukan anggota DPR RI Andre Rosiade dalam upaya penggerebekan PSK di salah satu hotel berbintang di Padang sebenarnya tidak perlu dipolemikkan. Sebab, tindakkan itu adalah upaya dalam memberantas praktek prostitusi di Kota Padang.

“Dalam upaya pemberantasan tentu harus ada pembuktian. Penggerebekan itu adalah bentuk pembuktian bahwa memang di Padang ada praktek prostitusi secara online,” kata Amran Tono.

Dikatakan, jangan cara menggrebeknya yang dipermasalahkan. Namun, upaya dibalik itu yang perlu dilihat.

“Niat kita tentunya ingin maksiat itu habis di Kota Padang meskipun berat. Upaya yang dilakukan tersebut salah satu cara mengurangi untuk memberi shock terapi kepada pelaku lainnya,” kata kader Gerindra itu.

Sebagai anggota DPRD, dia menilai apa yang dilakukan Ketua DPD Gerindra Sumbar itu, sudah membantu pekerjaan Pemko Padang.

“Harusnya upaya itu didukung seluruh masyarakat demi memberantas praktek maksiat di kota ini, bukan malah dijadikan pilemik,” katanya. (bambang)