oleh

Animo Balimau Menurun, Dermaga Singkarak Diramaikan Anak-anak

SOLOK – Kecenderungan masyarakat melaksanakan kegiatan balimau sehari menjelang ibadah puasa Ramdahan mulai menurun. Gejala itu terlihat dari animo warga mengunjungi lokasi pemandian di sejumlah titik objek wisata, seperti Danau Singkarak, pemandian air panas Bukit Kili di Kabupaten Solok.

Kalaupun masih terlihat suasana ramai di lokasi objek wisata dermaga Singkarak, Rabu (17/6) sehari menjelang pelaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1436 H ini, suasananya lebih didominasi oleh anak-anak yang melepas kegirangan di sore hari.

Pantauan di tepi danau Singkarak dan Air Panas Bukit Kili Koto Baru, suasananya semakin kontras dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang tradisi balimau sudah berkurang. Balimau hanya menjadi sebutan saja lagi, kenyataannnya banyak yang hanya melakukan jalan-jalan sore saja di tepi danau, “ kata Arman (45) salah seorang pengujung dermaga Singkarak.

Terkait keramaian balimau didermaga Singkarak, salah seorang tokoh masyarakat nagari Singkarak yang juga pengelola taman wisata tersebut, Zulkifli Rajo Bungsu memastikan objek dermaga Danau Singkarak merupakan salah satu lokasi yang paling ramai dikunjungi tiap tahun. Biasanya lokasi parkir dermaga tidak muat oleh parkir kendaraan.

“ Tetapi sekarang berkurang drastis. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kunjungan tahun ini agak menurun,” kata Zulkifli.

Menurunnya minat kegiatan balimau, ditengarai oleh kondisi air danau yang kurang bersih dan banyak sampah plastik sisa banjir Batang Lembang beberapa waktu lalu. Selain itu, kondisi debit air danau relatif tinggi dari biasanya membuat warga sedikit was-was untuk mandi di danau.

“Bisa juga karena pemahaman masyarakat terhadap hakikat balimau semakin tinggi, sehingga balimau akan menjadi sebutan saja lagi, “ jelasnya. (rusmel)

Loading...

Berita Terkait