Tak Berkategori  

Apresiasi Langkah Pemerintah Soal Corona, Anggota DPR Minta Seluruh Faskes Discreening

Sejumlah tim medis mengevakuasi seorang pasien menuju Ruang Isolasi Khusus Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi saat simulasi penanganan wabah virus novel Coronavirus (nCoV) di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/1). (bbc)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan adanya dua warga Negara Indonesia (WNI) terinfeksi virus corona. Kedua WNI tersebut diketahui sempat kontak dengan warga negara Jepang berusia 41 tahun, yang dinyatakan positif virus corona di Malaysia.

Pengumuman yang disampaikan Presiden Jokowi ini langsung disikapi sejumlah anggota DPR RI, seperti Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Willy Aditya dan Anggota Komisi X dari Fraksi PKS Kurniasih Muhfidayati yang dihubungi terpisah di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Willy mengatakan, pemerintah telah menjalankan prosedur dalam rangka antisipasi meluasnya korban Covid-19. Menurutnya, temuan berdasarkan penelusuran kontak adalah salah satu upaya yang juga disarankan oleh lembaga kesehatan dunia dalam menangkal meluasnya korban virus corona.

“Temuan korban ini menandakan pemerintah sudah punya langkah yang tepat. Pelacakan kontak itu salah satu langkah. Disamping itu juga, pemerintah telah mendapatkan informasi ilmiah dari WHO dan China untuk mengkaji mekanisme kerja virus dan cara menghalaunya. Penelitiannya juga terus berlangsung. WNI yang dipulangkan dari Wuhan dan kapal pesiar diamond princess juga kita lihat dipantau. Jadi memang sudah ada langkah,” ucapnya.

Willy menegaskan pentingnya masyarakat untuk mempercayai langkah yang diambil pemerintah agar tidak terjadi kepanikan yang justru akan berdampak lebih merugikan ketimbang penyakit yang dimunculkan. “Pemerintah sudah menyiapkan lebih dari 100 rumah sakit yang siap menjadi tempat merawat dan memantau korban virus corona. Presiden juga sudah memberi isyarat tentang kondisi kebencanaan jika diperlukan penanganan yang lebih jauh. Jadi akan lebih baik jika kita sama-sama percayakan langkah yang diambil pemerintah,” katanya.

Petinggi Partai NasDem itu juga mengingatkan agar masyarakat juga dapat bahu-membahu membantu pemerintah untuk menghalau peluasan korban corona-19. Menurutnya kebiasaan hidup sehat harus ditingkatkan agar virus tidak terus menjangkiti banyak orang. “Menjaga kebersihan dan kesehatan penting untuk membangun imunitas tubuh dari serangan virus. Karena itu pemerintah perlu juga mengencangkan kampanye kebiasaan hidup sehat. Cuci tangan, makan sehat, olah raga perlu digalakkan kembali. Pemerintah perlu mengintensifkan kampanye gaya hidup sehat ini,” jelasnya.

Sedang Kurniasih mendesak pemerintah untuk melakukan screening ke semua fasilitas kesehatan (faskes), termasuk di Puskesmas. “Proses screening harus dilakukan di semua Puskesmas di semua rumah sakit. Untuk mendeteksi apakah ada lagi yang positif terjangkit virus corona,” katanya.

Konkretnya, Kurniasih ingin Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera mengeluarkan perintah ke semua unit layanan kesehatan masyarakat. Bukan hanya itu, dia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan diri ke faskes terdekat, jika mereka mengalami gejala seperti virus novel corona. “Saya kira ini harus segera dilakukan. Masyrakat harus tetap tenang tapi waspada,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan diri ketika menemukan indikasi covid-19. Apalagi, gejala-gejala orang yang terinfeksi virus corona, hampir sama dengan flu. “Kalau menemukan dirinya demam, flu, dan mulai sesak nafas harus segera melaporkan diri ke layanan kesehatan terdekat,” tutup politisi perempuan dari PKS itu.

Diketahui bahwa kedua orang Indonesia terkena virus korona yang saat ini dirawat intensif di Rumah Sakit khusus Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta. (ery satria)