oleh

ASN Terjaring OTT, Ini Tanggapan Walikota Padang

PADANG – Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah menyatakan menghormati proses hukum terhadap bawahannya yang terjaring OTT Polresta Padang, Jumat (8/10).

Ia juga akan melakukan evaluasi di dinas tersebut, setelah adanya temuan dugaan praktik pungli. “Kita dari Pemko Padang serius dan sungguh-sungguh dalam memberantas korupsi. Tim Saber Pungli ini terbentuk, kita termasuk pemda yang mengawali. Saya langsung melantik dan meresmikan, anggotanya dari jajaran kepolisian dan pemerintah,” kata Mahyeldi, kepada wartawan, Minggu (20/10).

Bagi jajaran Pemko Padang katanya tentu ini menjadi peringatan. Seluruh SKPD dan seluruh unsur-unsur di Pemko harus lebih maksimal lagi untuk menimalisir terjadinya penyimpangan. “Selama ini sudah dilakukan upaya-upaya seperti SKPD dan inspektur tentu terus melakukan pengawasan, dan pak Sekda juga telah memberikan peringatan,” ujar Mahyeldi.

Seandainya masyarakat mengurus dalam hal bayar-membayar dengan jajaran Pemko Padang harus ada bukti kwintansinya. “Apabila pegawai kita tidak mau memberikan kwintansinya, berarti ada indikasi pungli atau penyimpangan. Maka itu diharapkan kepada masyarakat dan semua pihak untuk bisa menciptakan bersama-sama menimalisir prilaku dan tindakan korupsi di Padang,” katanya.

Sementara untuk oknum ASN yang tertangkap, Mahyeldi mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam proses. Pemko Padang menghormati proses hukum yang berjalan sesuai aturan yang ada. “Kita lihat sesuai aturan. Kita lihat perkembangan nanti,” ujarnya. (deri)

Loading...

Berita Terkait