Tak Berkategori  

Banjir Suliki, Kapolres Temukan Bukti Pembabatan Hutan

SARILAMAK – Kepala Kepolisian Resor Limapuluh Kota AKBP Tri Wahyudi memastikan, selain dipicu hujan deras, penyebab banjir bandang di Jorong Mudiak Liki, Nagari Kurai, Kecamatan Suliki tempo hari, disebabkan karena adanya dugaan pembalakan liar.

“Benar, barusan saya balik lagi ke sana (hulu banjir bandang,-red) yang lokasinya terletak di batas wilayah administratif Agam dengan Limapuluh Kota,” sebut Kapolres, Kamis (14/5) tadi malam.

Penyisiran kemarin, merupakan kedatangan Kapolres untuk kedua kalinya ke hulu banjir bandang, pasca salah satu nagari penghasil batu akik lumuik suliki tersebut, luluh-lantak diterjang banjir bandang alias galodo.

Agar bisa sampai ke dalam hutan Mudiak Liki tersebut, Kapolres bersama Wakapolres Kompol Iwan Ariyhandi serta sejumlah perwira dan bintara Polres, sengaja menggunakan motor jenis trail. “Kita menempuh dua jam perjalanan,” terangnya.

Dari dalam hutan tersebut, Kapolres mengaku, ikut menemukan alat bukti berupa potongan kayu yang diduga sisa illegal logging. “Kuat dugaan, kayu-kayu berupa balok dan lempengan itu, merupakan sisa pembabatan hutan,” tutur Tri Wahyudi. (bayu)