oleh

Baru Dibangun, Taman Bunga Sudah Disesaki Sampah dan Pedagang

PADANG  – Kondisi taman bunga Pantai Purus Padang, kini dihiasi sampah. Oknum pedagang mulai memberanikan diri berdagang di taman bunga. Sebagian pengunjung pun ada yang seenaknya menginjak dan membuang sampah di taman yang dibangun seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

“Semua ulah sebagian pengunjung yang datang ke Pantai. Bukannya menjaga dan menikmati, mereka ikut merusak dengan menduduki bahkan menginjak taman bunga,” kata Muchlis, pengunjung yang cukup prihatin melihat kondisi kekinian taman itu.

Muclis pengunjung dari Pekanbaru itu, yang datang bersama keluarganya ke Pantai Purus mengatakan, taman hias yang ada saat ini sebenarnya bisa jadi ikon wisata. Jika dilihat saat ini petugas dan dinas terkait seperti tak acuh dengan taman. Jika kondisi ini terus berlanjut maka tak hayal akan seperti Taman Muaro Lasak, yang kumuh serta di penuhi pedagang kaki lima.

Hendra pengunjung lainya mengatakan, sejatinya taman bunga berfungsi sebagai penjaga kualitas lingkungan agar tetap terjaga udara bersihnya dan mengurangi polusi udara. Selain itu sebagai sarana komunikasi sosial. Artinya sebagai tempat berolahraga, bermain, dan rekreasi. Terlebih keberadaan taman bunga itu memiliki nilai estetika sebuah lingkungan sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi lokasi wisata tersebut.

Pantauan Singgalang, Minggu (17/5), sampah memang berserakan. Sebagian pengunjung terlihat me-onggok sampah di bawah rimbunnya tanaman.

Beberapa pedagang memiliki alasan tersendiri mengapa dia berdagang di sekitar taman. Tempat tersebut paling strategis untuk berjualan karena banyak dilalui orang. Minimnya operasi penertiban petugas keamanan atau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membuat mereka tetap bertahan berjualan. (arief)

Loading...

Berita Terkait