Tak Berkategori  

Baru Terpenuhi 60 Ribu Eksemplar, Indonesia Butuh 2 Juta Alquran

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

JAKARTA – Indonesia dengan jumlah umat Muslim terbesar di dunia masih membutuhkan sedikitnya dua juta Alquran setiap tahun, namun pemerintah baru mampu menyediakan sebanyak 60 ribu eksemplar.

“Data dari Kemenag menyebutkan kebutuhan Alquran di Indonesia mencapai dua juta eksemplar setiap tahun namun yang dapat dipenuhi pemerintah hanya sebanyak 60 ribu, ” kata Direktur Asia Pulp dan Paper (APP) Sinarmas Suhendra Wiriadinata.

Data lain dari Kemenang yang cukup memprihatinkan terkait Alquran, yakni sebanyak 54 persen dari populasi Muslim Indonesia buta huruf Alquran (Kemenang 2014).

Kondisi itu yang kemudian mendorong APP pada 2008 mulai memfokuskan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) pada program wakaf Alquran hingga 2015 ini ada 3 jenis Alquran, yakni mushaf Alquran berikut terjemahan, Alquran braile dan cara belajar membaca Alquran dan Juz Amma.

“Al Quran braile menjadi perhatian khusus karena jumlahnya sangat terbatas dan biaya yang dibutuhkan juga lebih besar. Untuk Alquran braile kami berikan melalui yayasan atau perkumpulan tuna netra untuk dibaca secara bergantian,” katanya.

Biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan wakaf Alquran setiap tahun adalah Rp6 miliar. Jumlah tersebut termasuk murah karena kertas diproduksi sendiri khusus untuk Alquran dan memenuhi standar halal.

“Kertas untuk Alquran kami produksi secara khusus dengan memerhatikan standar halal dan diproduksi secara terpisah dengan kertas jenis lainnya,” katanya. (*/aci)

sumber:antara