Batang Sinama Meluap, 3 Kerbau Hanyut dan Jembatan Ambruk

Banjir di Limapuluh Kota (bayu vesky)

LIMAPULUH KOTA – Kendati tidak separah longsor dan air bah di Tanah Datar, bencana alam di Limapuluh Kota akibat hujan deras Kamis (11/10) malam, juga mengakibatkan beberapa dampak yang luar biasa.

Pada Jumat (12/10) siang, aliran sungai Batang Sinama dilaporkan meluap.
Hujan deras dari semalam, mengakibatkan kampung Subarang, Nagari Taram, Harau, tergenang. “Ada 8 keluarga yang dievakuasi,” kata Andi Yasmen, Camat Harau.

Andri Yasmen menyebut, tiga keluarga diantaranya terkena dampak parah. “Dua dari tiga keluarga, kita ungsikan ke kantor Kepala Jorong. Satu lainnya ke rumah famili korban,” tutur Andri Yasmen.

Camat Harau sejak tadi pagi sebenarnya sudah memonitor wilayahnya dari bencana. “Sejak semalam aman, tadi siang, sebelum Shalat jumat, air meluap. Lalu menggenangi rumah warga,” jelasnya.

Dia menghimbau masyarakat, waspada dengan bencana susulan mengingat cuaca yang kerap hujan. Selain di Harau, bencana banjir yang terjadi di Limapuluh Kota juga melanda Jorong Lompek, Halaban, Limapuluh Kota.

Ketua Badan Pemusyawaratan Nagari Halaban, Syafriadi Piliang, membenarkan hal itu. “Satu jembatan rusak berat, ambruk,” kata dia.

Selain itu menurut Syafriadi Piliang, tiga ekor hewan ternak jenis kerbau juga hanyut. “Kerbau itu milik Yali dan Bakhtiar,” sambungnya.

Dikatakan Ketua Bamus, akibat hujan deras pada Kamis (11/10), 7 unit irigasi rusak berat di Halaban. Ditambah, sawah rusak sebanyak 1/4 hektare. “Pipa Pamsimas ikut rusak,” kata Ketua Bamus. (bayu)

Loading...