oleh

Bawaslu Sawahlunto Ingatkan Caleg tak Menyuap Pemilih

SAWAHLUNTO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sawahlunto mengingatkan partai politik dan calon anggota legislatif agar tidak menyuap pemilih. Serangan fajar menjadi modus operandi yang lazim dilakukan calon anggota legislatif (caleg).

“Kalau diitemukan para calon legislatif menyuap pemilih dan proses pidana pemilu membuktikan, terpilih pun digugurkan dan nama bersangkutan dicoret, “kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sawahlunto, Dwi Murini kepada Singgalang, Selasa (9/4).

Ia mengatakan, masa tenang tiga hari menjelang pemilu, justru sangat rawan praktek politik uang dilakukan caleg. Bawaslu di tiga hari itu hingga pemilihan lebih intensif menggelar patroli. Patroli ini untuk mengantisipasi serangan fajar.

Dikemukakan Ketua Bawaslu, proses penindakan administrasi dan pidana tidak akan berhenti meski hari pemilihan sudah usai. Sanksi tetap dilaksanakan. Mungkin, ini perlu dipahami partai politik dan calon anggota legislatif.

“Kami mengajak caleg, dalam berkampanye diri agar tidak menempuh cara ilegal dengan menyuap pemilih termasuk dengan pola serangan fajar. Justru berakibat merugikan caleg. Masyarakat pun kami ajak melaporkan caleg yang menyuap pemilih yang diiringi dengan bukti, “ujar Dwi Murini. (cong)

News Feed