oleh

BBM Naik, Pemerintah Diminta Hentikan Ketidakpastian

 Mahasiswa Unpad menduduki kendaraan pengangkut BBM dalam aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumedang, Jabar, Senin (30/3).(ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)

Mahasiswa Unpad menduduki kendaraan pengangkut BBM dalam aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumedang, Jabar, Senin (30/3).(ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)

PADANG – Pengamat Politik dan Pendidikan Universitas Negeri Padang (UNP), Prof Azwar Ananda memintasemua ketidakpastian yang dibuat pemerintah segera diakhiri. Jika tidak, akan menyebabkan masyarakat kian menderita.

Apalagi terkait dengan penerapan kebijakan turun naik harga bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan itu menurutnya sangat tidak bisa diterima, karena menimbulkan ketidakpastian di tengah-tengah masyarakat. Harga-harga melambung. Sedangkan penghasilan tetap.

“Banyak efek yang ditimbulkan dari ketidakpastian itu. Jadi, kita minta Presiden dan jajarannya segera mengakhir semua ketidakpastian ini,” tegasnya.

Berbagai sektor akan terimbas dengan ketidakpastian yang tercipta. Pada sektor transportasi, jasa pengangkutan dan lainnya, terutama yang sudah melakukan kontrak, tentu sulit melakukan penyesuaian, karena kontrak sebelumnya sudah dibuat.

Sedangkan, bagi masyarakat berpenghasilan tetap, juga akan sulit dengan kondisi ketidakpastian. Perencanaan yang sudah disusun, jadi berantakan, karena berbagai perubahan harga.

“Kita minta akhiri semua ini. Jika pemerintah merasa merugi, maka naikan harga BBM setinggi-tingginya, tapi ada kepastian dari pada seperti saat ini,” pungkasnya. (yuni)

Loading...

Berita Terkait