Tak Berkategori  

Begini Kendala Percepatan Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru

Nasrul Abit (ist)
Nasrul Abit (ist)
Nasrul Abit (ist)

PADANG – Ternyata upaya mewujudkan jalan tol di Sumbar tidak bisa diburu. Karena pembebasan lahan yang belum tuntas, pengerjaan jalan tol Padang-Pekanbaru tahap I dari Padang menuju Sicincin, dihentikan sementara.

“Lahan ini sebenarnya sudah dihibahkan oleh masyarakat, tapi karena yang dibangun jalan tol yang komersial maka lahan itu harus diganti rugi. Pemiliknya sedang diinventarisasi,” kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Selasa (15/11).

Menurutnya, petugas dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbar sedang mengupayakan data pemilik lahan yang telah telanjur menghibahkan tanahnya. Langkah pertama, mencari kembali dokumen hibah, serta pemilik awal lahan tersebut. “Karena akan dilakukan ganti kerugian maka data pemilik dan luas tanah harus jelas agar tidak ada yang dirugikan,” katanya.

Nasrul mengatakan cara tersebut paling logis untuk dilakukan karena pekerjaan tol pada trase itu sudah mulai dilaksanakan. Jika pengerjaan masih terus berlanjut, namun pembebasan lahan tidak jelas dikawatirkan tidak sinkron trase dengan lahan yang sudah dikerjakan. “Kami juga fokus untuk menempuh cara ini. Kami koordinasi dengan semua pihak. Paling lambat akhir bulan ini bisa selesai,” ujar dia.

Namun, jika cara itu tidak bisa dilaksanakan maka terpaksa menggunakan solusi alternatif dengan mengganti trase. Dampaknya pengerjaan juga tidak tidak dapat dimulai. “Trasenya dialihkan pada lahan lain yang memungkinkan, tetapi ini sama saja dengan mengulang proses dari awal lagi,” kata dia. (yose)