Tak Berkategori  

Benda Mencurigakan di RS Ibnu Sina Ternyata Kotak Pendingin Obat

PT Penta Valent memastikan kotak berbentuk bungkusan bom di RS Ibnu Sina, yang sempat diledakan oleh tim Gegana Polda Sumbar bukan bom. (arief)
PT Penta Valent memastikan kotak berbentuk bungkusan bom di RS Ibnu Sina, yang sempat diledakan oleh tim Gegana Polda Sumbar bukan bom. (arief)

PADANG – Distributor obat-obatan, PT Penta Valent Cabang Padang, memastikan kotak berbentuk bungkusan bom di Rumah Sakit Ibnu Sina,yang sempat diledakan  Tim Gegana Polda  Sumbar pada malam pergantian tahun bukan bom.

“Kotak itu penaruh dan pendingin obat yang suhunya dijaga di b wah 15 derajat. Kotak itulah yang  tertinggal oleh seorang karyawan kami,” ujar Kepala PT Penta Valen Sunardi saat jumpa pers di RS Ibnu Sina, Selasa (3/1).

Dijelaskan, karyawan itu ditugaskan mengantarkan  paket obat  ke Apotek RS Ibnu Sina dengan paket bercirikan kotak berwarna putih dilakban dan di atasnya terhubung  langsung dengan termometer suhu untuk keperluan pasien operasi.
Sunardi menyebutkan, kejadian itu adalah murni kelalaian dari anggotanya yang tidak mengecek kembali alat pendingin tersebut.
Pihaknya juga menyatakan permintaan maaf atas kelalaian yang dilakukan karyawannya yang mengakibatkan peristiwa besar. “Kami meminta maaf  sebesar-besarnya atas kelalaian ini,” pungkasnya. (arief)