Berdarah Padang, Nirina Zubir Tak Fasih Bahasa Minang

Nirina Zubir (net)

JAKARTA – Nirina Zubir terus mengasah kemampuan beraktingnya. Dirinya pun selalu mencoba mengambil pelajaran dan hikmah dari setiap film yang ia bintangi. Salah satunya adalah film Liam dan Laila.

“Ketika awal mendapatkan sinopsism saya kasih ke buya (ayah). Buya kemudian memberikan tantangan, ‘Emang bisa bahasa Minang?’, waduh,” kata Niriza Zubir saat jumpa pers Liam dan Laila di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Mengambil latar belakang Minangkabau, Sumatera Barat, Nirina Zubir dituntut untuk pandai berbahasa asli Minang. Dirinya pun mengaku kesulitan di awal-awal proses produksi.

Dirinya makin tertantang. Pasalnya, Minangkabau merupakan daerah asli sang ayah. Bahasa asli Minang pun kerap ia dengar di dalam rumah. Namun untuk mengucapkannya, Nirina berusaha keras.

“Dapat menggunakan bahasa asli Minang, dengan cengkoknya tidak mudah ternyata. Walaupun familiar di rumah. Saat dikasih full (naskah), keringet dinginnya beh, karena harus pakai hati dan perasaan,” sambung istri dari Ernest Cokelat itu.

Selain Nirina Zubir yang berperan sebagai Laila, Liam dan Laila dibintangi oleh Jonatan Cerrada (Liam), David Chalik (Jamil), Praz Teguh (Pian), Upik Isil (Rosma), dan Gilang Dirga (Haris). Film garapan sutradara Arief Malinmudo tayang pada 4 Oktober 2018.

Liam dan Laila akan bercerita seroang gadis Minang yang dituntut untuk menjaga adat istiadatnya ketika bertemu dengan seorang bule asal Prancis. Dilema antara cinta dan keluarga yang memegang teguh adat dialami oleh seorang Laila.

“Film ini mencoba meng-capture dinamika sosial masyarakat Indonesia secara umum melalui representasi budaya Minangkabau,” ucap Arief sang sutradara kepada okezone. (aci)