PADANG- Islamic Fair UNP-LKAAM 2025 yang digagas bersama Universitas Negeri Padang (UNP) dan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatra Barat (Sumbar) berlangsung meriah Rabu (26/2/2025). Acara yang diselenggarakan di auditorium kampus tersebut dihadiri ribuan orang.
Islamic Fair UNP-LKAAM 2025 dibuka oleh Rektor UNP, Krismadinata, PhD., bersama Ketua LKAAM Sumbar, Prof. Dr.Fauzi Bahar, MSi., Dt Nan Sati dan Gubernur Sumbar diwakili Asisten I Setdaprov Sumbar, Ahmad Zaki. Pembukaan ditandai dengan penabuhan gandang tasa. Rektor dalam sambutannya mengapresiasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) dengan Dekannya, Afriva Khaidir, Ph.D., yang telah menggagas terselenggaranya kegiatan Islamic Fair UNP-LKAAM bersama LKAAM Sumbar. UNP disampaikannya sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Apalagi salah satu yang acara dalam Islamic Fair UNP-LKAAM 2025, yaitu Seminar Internasional berjudul "Jilbab, Transformasi Pembelajaran Bermutu untuk Semua". Rektor me-
reviewkenangan sekitar 40 tahun lalu di Padang, dimana saat itu belum banyak kaum perempuan muslim yang berhijab. Namun pada tahun 2004, saat Padang dipimpin Prof. Dr. Fauzi Bahar, MSi., Dt. Nan Sati semua berubah. "Di tangan Walikota Padang waktu itu, Bapak Fauzi Bahar terjadi perubahan drastis. Gerakan berhijab ini telah membangun peradaban yang luar biasa, tidak hanya di Padang, tapi juga diikuti kabupaten kota lainnya di Sumatra Barat," katanya.
Editor :
yuni